Suara.com - Beredar klaim bahwa Rayyan ‘Pacu Jalur’ meninggal dunia pada 28 Agustus 2025. Unggahan tersebut viral di media sosail.
Unggahan dari akun Facebook “Hakekat Kebenaran ” menampilkan foto seorang anak laki-laki di dalam peti jenazah, dengan narasi yang menyebutkan bahwa Rayyan Arkan Dikha, bocah berusia 11 tahun yang dikenal sebagai sensasi global lewat viralnya “tarian hidung perahu”, mengalami kecelakaan tragis dalam perjalanan pulang dari sekolah.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Namun, pencarian fakta TurnBackHoax menelusuri klaim tersebut. Mereka melakukan pencarian menggunakan kata kunci “Rayyan ‘Pacu Jalur’ meninggal dunia pada 28 Agustus 2025” di mesin pencari Google, tetapi tidak menemukan pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Tak hanya itu, TurnBackHoax mengunggah gambar yang beredar ke situs pendeteksi Artificial Intelligence, hivemoderation.com.
Hasil analisis menunjukkan gambar tersebut kemungkinan besar hasil rekayasa AI dengan probabilitas mencapai 73,1 persen. Hal ini menegaskan bahwa foto yang tersebar bukanlah dokumentasi asli kematian Rayyan.
Kabar ini menjadi contoh cepatnya konten palsu yang bisa viral di media sosial, terutama saat melibatkan anak-anak atau selebritas muda seperti Rayyan. Warga net pun diimbau untuk selalu mengecek informasi melalui sumber terpercaya sebelum membagikan konten yang belum diverifikasi.
Kesimpulan
Unggahan dengan klaim Rayyan ‘Pacu Jalur’ meninggal dunia pada 28 Agustus 2025 masuk kategori konten palsu (fabricated content). Hingga kini, tidak ada bukti kredibel yang membenarkan kabar kematian Rayyan.
Berita Terkait
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes