Suara.com - Penulis Indonesia, Boy Candra, kembali menuliskan refleksi singkat namun sarat makna tentang kehidupan di kota, yang diduga ialah situasi Jakarta saat ini karena demonstrasi.
Dalam catatannya, ia menggambarkan betapa rapuhnya kepercayaan di tengah hiruk pikuk perkotaan.
“Di kota ini sayang, kita harus berhati-hati. Jangan terlalu percaya matamu sendiri,” tulisnya membuka catatan tersebut, dikutip Senin, 1 September 2025.
Boy mengibaratkan kota seperti taman yang penuh bunga, indah di permukaan tetapi menyimpan racun di balik kelopaknya.
Bunyi-bunyi yang terdengar merdu pun, menurutnya, bisa saja hanyalah dusta yang dibungkus rapi.
Ia juga menyinggung soal karakter manusia yang kerap menampilkan ketegasan, namun mudah goyah hanya karena hal-hal sepele.
“Kau bisa bertemu orang-orang keras tapi gampang disiram kopi murahan,” tulisnya.
Pesan utama yang ia sampaikan sederhana namun tegas: berhati-hati terhadap siapa pun dan apa pun yang kita temui.
“Duduklah tenang di rumah. Jangan percaya siapa pun. Hari-hari buruk sedang terjadi,” tulisnya lagi.
Baca Juga: Boy Candra Sindir Anggota DPR Dinonaktifkan: Dipecat atau Cuma Libur?
Dalam penutupnya, Boy menghadirkan metafora yang cukup kuat: “Monster dalam tubuh kucing-kucing lucu berkeliaran di sekitarmu.”
Sebuah peringatan tentang betapa tampilan manis kadang hanya menyamarkan niat buruk yang tersembunyi.
Catatan ini seolah menjadi refleksi bagi pembaca tentang pentingnya menjaga kewaspadaan, terutama di tengah arus interaksi sosial yang makin kompleks di kota besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan