- Wagub Jakarta Soroti Kasus Perundungan Anak
- Drama Musikal Jadi Refleksi Isu Sosial
- Data Kasus Kekerasan Anak di Jakarta Masih Tinggi
Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengungkapkan bahwa perundungan (bullying) termasuk pada anak masih terjadi di masyarakat Jakarta dan ini harus menjadi perhatian terutama orang tua.
"Kita tidak bisa pungkiri. (Perundungan) Ini kan terjadi di tengah masyarakat. Memang waktunya kita memberikan perhatian khusus kepada anak-anak. Agar peristiwa seperti ini tidak terjadi pada masa mendatang," kata Rano di Jakarta, Minggu 7 September 2025.
Rano menyampaikan hal itu usai menyaksikan pertunjukan musikal berjudul "Perempuan Punya Cerita" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
Bersama jajarannya termasuk Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata.
"Ini salah satu keberanian mengangkat tema ini. Artinya ini sebuah realita, ini menjadi refleksi kita," katanya.
Dia mengaku menyaksikan satu drama musikal yang di luar prediksinya. "Ini dimainkan oleh anak-anak muda, yang secara emosi itu tidak gampang. Sangat tidak mudah," kata Rano.
Dia pun mengapresiasi para pemain khususnya yang berperan sebagai antagonis karena emosi yang mampu ditampilkan.
Produser EKI Dance Company yang berperan dalam produksi musikal "Perempuan Punya Cerita", Alim Sudio mengatakan.
Pertunjukan kali ini mengangkat tentang masalah perempuan yang terbungkam dan tidak boleh berbicara dalam tekanan lingkungan sosial.
Baca Juga: 6 Rekomendasi HP Kamera Jernih, Harga 2 Jutaan dengan Performa Ngebut
"Tetapi, kita juga melihat perempuan memiliki kekuatan untuk bisa tetap bersuara, berbicara dengan caranya sendiri. Karena mereka percaya bahwa nasib di tangan mereka sendiri," kata dia.
"Perempuan Punya Cerita" memiliki dua cerita dalam satu pertunjukan, yakni cerita "Anya" dan "Jami". Cerita "Anya" dikisahkan dalam latar sekolah, sementara "Jami" dalam latar lingkungan marjinal.
Alim meyakini panggung efektif untuk bisa menyampaikan dan bisa menjadi inspirasi bagi penonton supaya jadi lebih peduli. Panggung juga menjadi salah satu cara untuk menyampaikan kegelisahan yang dirasakan.
Berdasarkan data, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, telah menerima laporan 650 kasus kekerasan di sekolah di tingkat TK hingga SMA selama periode Januari-September 2024.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 persen merupakan kasus kekerasan psikis di antaranya perundungan, berkata kasar pada korban, intimidasi, dipermalukan di depan umum dan hal-hal lain yang mengganggu kondisi psikis seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!