- Eko Purnomo, yang dilaporkan hilang setelah ikut demo di Jakarta
- Selain Eko, orang hilang lainnya bernama Bima Permana Putra juga telah ditemukan di Malang saat sedang berjualan mainan
- Dari empat orang yang dilaporkan hilang oleh KontraS, dua orang telah ditemukan
Suara.com - Titik terang mulai menyelimuti misteri hilangnya sejumlah orang pasca-aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu. Eko Purnomo, salah satu nama yang masuk dalam daftar pencarian, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, lokasinya jauh dari hiruk pikuk ibu kota dan profesinya pun sungguh tak terduga.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi bahwa Eko ditemukan di pedalaman Kalimantan Tengah, di mana ia telah memulai hidup baru sebagai seorang nelayan atau penangkap ikan.
"Saudara Eko Purnomo sudah ditemukan dan benar bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah," kata Ade Ary di Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Penemuan ini berawal dari laporan di media sosial yang viral mengenai sejumlah orang hilang setelah mengikuti demonstrasi di Jakarta. Menanggapi keresahan publik, Polda Metro Jaya segera membentuk tim khusus gabungan dari posko aduan orang hilang dan Subdit IV Ditressiber untuk melacak keberadaan mereka.
Kunci penyelidikan datang dari orang tua Eko sendiri. Mereka mengungkapkan bahwa sang anak sempat mengirim pesan melalui WhatsApp, mengabarkan niatnya untuk merantau ke Kalimantan. Sejak ikut aksi unjuk rasa itu, Eko memang tidak pernah kembali ke rumah.
"Tim melakukan penyelidikan dengan cara melakukan analisa terhadap data dan keterangan orang tua yang diketahui bahwa saudara Eko Purnomo berada di daerah Desa Kuala Jelai, Kecamatan Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah," jelas Ade Ary sebagaimana dilansir Antara.
Berbekal informasi tersebut, tim langsung bergerak dan melakukan pengecekan di lokasi. Hasilnya, informasi itu terbukti akurat. Polisi menemukan Eko tengah menjalani profesi barunya.
"Tim melakukan pengecekan ke lokasi tersebut dan diketahui bahwa saudara Eko Purnomo benar bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah," tegas Ade Ary.
Proses penemuan ini melibatkan koordinasi intensif dengan aparat kepolisian setempat, yaitu Polsek Kuala Jelai dan Polres Sukamara, Polda Kalimantan Tengah. Keberadaan Eko secara resmi tercatat dalam laporan polisi pada Selasa (16/9).
Baca Juga: Menteri HAM Sebut Mudah Temukan 3 Mahasiswa Hilang dengan CCTV, DPR: Kalau Gampang Laksanakan Dong!
Selain Eko, tim gabungan Polda Metro Jaya juga berhasil menemukan Bima Permana Putra, yang namanya juga masuk dalam daftar orang hilang. Bima ditemukan pada Rabu (17/9) saat sedang berjualan mainan barongsai di area Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, Jawa Timur.
Menurut data yang dirilis oleh KontraS, total ada empat orang pendemo yang dilaporkan hilang. Mereka adalah Eko Purnomo, Bima Permana Putra, Reno Syachputra Dewo, dan Muhammad Farhan Hamid. Dengan ditemukannya Eko dan Bima, kini fokus pencarian tim kepolisian menyisakan dua nama terakhir.
Berita Terkait
-
Menteri HAM Sebut Mudah Temukan 3 Mahasiswa Hilang dengan CCTV, DPR: Kalau Gampang Laksanakan Dong!
-
Update Orang Hilang Peristiwa Agustus: Satu Telah Ditemukan, Dua Belum Kembali!
-
Aktivis Gejayan Memanggil Mogok Makan di Tahanan: Tuntut Pembebasan Tahanan Politik!
-
Kondisi Terkini Aktivis Delpedro di Rutan: Berat Badan Turun Drastis, Akses Menulis Dibatasi
-
Pink Melawan: Aksi Perempuan Tuntut Pembebasan Aktivis di Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol