- Viral anak di kawasan Depok tersangkut di dalam mesin cuci.
- Beruntung, anak itu bisa diselamatkan usai petugas damkar turun ke lokasi.
- Diduga peristiwa anak masuk ke mesin cuci terjadi saat orang tuannya sedang berada di kamar mandi.
Suara.com - Seorang anak kecil mengalami apes karena tubuhnya tersangkut di dalam sebuah mesin cuci. Peristiwa yang terjadi di kawasan Depok pada Sabtu (22/9/2025) viral setelah videonya beredar di media sosial.
Beruntung bocah tersebut bisa diselamatkan setelah petugas pemadam kebakaran (damkar) turun ke lokasi.
Detik-detik penyelamatan anak yang terjebak dalam mesin cuci itu turut dibagikan akun resmi Damkar Depok, @Depok Firerescue pada Minggu (21/9) kemarin.
Berdasar narasi dalam unggahan akun tersebut, peristiswa bocah yang 'nyangkut' di dalam mesin cuci terjadi di Jalan Gelatik 3 RT 02/RW 12, Pancoran Mas, Kota Depok.
Dalam unggahan akun itu, tampak ada empat petugas damkar yang berusaha mengeluarkan bocah tersebut saat tersangkut di mesin cuci di bagian pengering pakaian.
Terdengar sejumlah warga pun ikut turun tangan membantu mengeluarkan bocah tersebut. Saat hendak diselamatkan, bocah itu terlihat mengiris kesakitan. Setelah dilakukan sejumlah tindakan, anak itu akhirnya bisa dikeluarkan dari dalam mesin pengering pakaian dengan selamat.
"Petugas dengan hati-hati berhasil menyelamatkan anak tersebut dengan aman," tulis akun itu.
Aksi petugas damkar yang menyelamatkan bocah yang tersangkut dalam mesin cuci menuai pujian dari netizen.
"Damkar selalu cepat tanggap & mengayomi sepenuh hati... SEMANGAT & SEHAT SELALU," puji salah satu netizen.
Baca Juga: Sebut Wanita di Video Rampok Uang Negara 'Mainan', Ekspresi Santai Istri Wahyudin Moridu Disorot!
Namun, akun @Depok Firerescue turut mengingatkan para orang tua bisa lebih ketat saat menjaga anaknya di rumah. Pasalnya, peristiwa anak itu tersangkut di mesin cuci terjadi saat orang tuannya sedang berada di kamar mandi.
"Imbauan kepada seluruh orang tua, untuk selalu mengawasi anaknya," tulis akun @Depok Firerescue.
Berita Terkait
-
Sebut Wanita di Video Rampok Uang Negara 'Mainan', Ekspresi Santai Istri Wahyudin Moridu Disorot!
-
Wahyudin Moridu Pamer Nabung Duit usai Dipecat Anggota DPRD, Melanie Subono Murka: Drama!
-
Rumah Dijarah usai Sebut Rakyat Tolol, Ahmad Sahroni Muncul di Munas IMI ala Koboi: Urat Malu Putus?
-
Dicari Publik usai Rumah Dijarah, Video Sahroni di Munas IMI Tuai Cibiran: Pulang Bang Kita Kangen
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian