-
Arus lalu lintas depan DPR RI padat akibat peringatan Hari Tani Nasional.
-
Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
-
Pengendara disarankan menggunakan rute alternatif demi kelancaran perjalanan.
Suara.com - Kaum Tani menggeruduk Gedung DPR RI, dalam memperingati Hari Tani Nasional, Rabu (24/9/2025).
Akibat dari aksi yang diikuti oleh ribuan peserta ini, jalan di depan Gatot Subroto yang ada di depan Gedung DPR RI lumpuh Total.
Kabag Binops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Roby Hefadus mengatakan, pihaknya telah memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di depan DPR RI.
“Masyarakat dari arah cawang yang mengarah ke Slipi, kami alihkan untuk dapat mengambil ke arah Gerbang Pemuda, jadi lewat Patal Senayan, nanti kita ambil Permata Hijau,” katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (24/9/2025).
Masyarakat yang hendak menuju Slipi dari arah Cawang juga bisa mengambil rute melalui kawasan Benhil.
“Jadi melingkar di Semanggi masuk ke Benhil, keuarnya di Pejompongan, lanjut ke Slipi,” ujarnya.
Sementara untuk kendaraan yang berada di dalam tol dalam kota, pintu keluar yang berada di depan Pulau Dua, Senayan.
“Karena memang di depan DPR RI cukup banyak massa yang menyampaikan aspirasi pendapat sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Sehingga keluar tol di Pulau Dua kita alihkan ke off ramp Slipi Jaya,” ungkapnya.
Namun, lanjut Robby, jika kondisi massa telah berkurang, maka pintu keluar tol dalam kota di depan Pulau Dua bisa kembali dibuka.
Baca Juga: Menyemut di Patung Kuda, Ini Sederet Tuntutan Ribuan Petani Bikin Kawasan Dekat Istana Lumpuh!
“Nanti sampai selesai kegiatan begitu situasi kondisinya bisa dilintasi kami akan buka kembali untuk off ramp Pulau Dua,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar