- Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terekam kamera sedang memberikan arahan kepada jajaran DPP PSI
- Momen tersebut memperkuat spekulasi publik bahwa Jokowi adalah sosok misterius 'Bapak J'
- Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menuntut kinerja tinggi dari pengurus barunya
Suara.com - Teka-teki mengenai sosok misterius 'Bapak J' yang didapuk menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kini memasuki babak baru yang semakin memanaskan suhu politik nasional.
Sebuah video pertemuan di Bali yang memperlihatkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan langsung kepada seluruh jajaran elite PSI yang baru dilantik, memicu spekulasi kuat bahwa 'Bapak J' adalah Jokowi.
Dalam video yang diunggah oleh akun resmi PSI di Instagram, Jokowi tampak serius berbicara di hadapan para petinggi partai berlambang gajah tersebut.
Pertemuan yang digelar di Waroeng Kopi Klotok Seminyak, Bali, itu dihadiri oleh nama-nama besar PSI, termasuk Ketua Umum Kaesang Pangarep, Ketua Umum Harian Ahmad Ali, anggota Dewan Pembina Grace Natalie, hingga Sekjen Raja Juli Antoni yang duduk di barisan terdepan.
Menariknya, video tersebut dibagikan tanpa suara, seolah sengaja membiarkan publik bertanya-tanya mengenai isi arahan penting yang disampaikan oleh Jokowi. Momen ini terjadi hanya beberapa saat setelah PSI mengumumkan jajaran kepengurusan baru periode 2025-2030.
Sebelumnya, dalam acara pelantikan di sebuah teater di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/9), Sekjen PSI Raja Juli Antoni secara resmi mengumumkan nama Ketua Dewan Pembina yang baru, yang sontak menjadi misteri.
"Dewan Pembina Ketua yang terhormat, 'Bapak J'," kata Raja Juli saat membacakan susunan kepengurusan.
Inisial 'J' tersebut langsung mengarah pada spekulasi liar yang menunjuk pada nama Jokowi. Kehadiran dan gestur Jokowi di Bali yang terlihat seperti memberikan komando kepada "pasukannya" seolah menjadi konfirmasi tak resmi atas rumor yang beredar.
Apakah ini pertanda Jokowi telah mengambil peran strategis di dalam partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya?
Baca Juga: Ratusan Massa Gelar Aksi di KPK, Tuntut Jokowi Diperiksa
Di sisi lain, dalam pidatonya saat pelantikan, Kaesang Pangarep memberikan peringatan keras kepada para pengurus yang baru saja ia lantik. Ia menegaskan tidak akan segan melakukan evaluasi dan perombakan jika kinerja para pengurus tidak memuaskan dalam waktu singkat.
"Ini yang dilantik jangan senang-senang, 3 bulan saya ganti kalau jelek, kalau jelek ya. Kalau bagus ya, dievaluasi lagi 3 bulan," ujar Kaesang, menunjukkan keseriusannya dalam memimpin PSI menuju kontestasi politik berikutnya.
Berita Terkait
-
Ratusan Massa Gelar Aksi di KPK, Tuntut Jokowi Diperiksa
-
Ada Skenario Apa Ba'asyir ke Solo? Rocky Gerung Sebut Jokowi Cemas: Tak Punya Lagi Backup Politik!
-
Jokowi Beri Arahan ke PSI di Bali, Perkuat Sinyal Dirinya Adalah 'Bapak J' Ketua Dewan Pembina
-
Malam-malam, Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Wapres Gibran
-
Soal Arahan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Gus Yasin: PPP Selalu Sejalan dengan Pemerintah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau