- Kabar ini pertama kali disebarkan oleh akun Facebook bernama "Papuan Lorenz".
- Unggahan itu menjadi perhatian, mengingat peran vital pesawat Hercules sebagai salah satu armada utama untuk mengangkut logistik.
- Nyoman Suadnyana menyatakan pihaknya sama sekali belum menerima informasi mengenai insiden tersebut.
Suara.com - Sebuah pesawat Hercules dikabarkan jatuh di Wamena, Papua Pegunungan, pada Senin (20/10/2025) pagi. Kabar ini pertama kali disebarkan oleh akun Facebook bernama "Papuan Lorenz".
Dalam unggahannya, akun tersebut menulis secara detail bahwa sebuah pesawat Lockheed C-130 Hercules jatuh di wilayah Wamena-Kurima sesaat setelah lepas landas. Unggahan itu bahkan menyebut nama pilot, Kapten Suparjo, dan menyatakan ada enam kru di dalamnya.
"Pesawat tersebut baru saja lepas landas dari Bandara Wamena, namun sekitar satu menit setelah mengudara, pesawat mengalami insiden dan jatuh di area perbukitan yang tidak jauh dari landasan," tulis akun tersebut.
Unggahan itu menjadi perhatian, mengingat peran vital pesawat Hercules sebagai salah satu armada utama untuk mengangkut logistik dan personel ke wilayah pegunungan Papua yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Namun, saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana menyatakan pihaknya sama sekali belum menerima informasi mengenai insiden tersebut.
"Saya belum dapat berita terkait itu, sampai saat ini belum ada berita soal itu," tegas I Nyoman saat dihubungi Suara.com, Senin (20/10/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah kabar tersebut hoaks atau bukan. Namun ketiadaan laporan resmi hingga saat ini mengindikasikan bahwa informasi yang beredar di media sosial itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Saya belum tahu apakah itu hoaks atau tidak. Tapi yang jelas saya sampai saat ini belum dapat berita apapun terkait kejadian hari ini," kata dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kapuspen TNI Mayjen Mar Freddy Ardianzah menegaskan pesawat Lockheed C-130 Hercules jatuh di wilayah Wamena dipastikan hoaks alias tidak benar.
Baca Juga: Bawa Spanduk Indonesia Gawat Darurat, Ini yang Jadi Sorotan BEM SI di Setahun Pemerintahan Prabowo
Freddy menyebut informasi hoaks tersebut sengaja disebarkan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB–OPM).
"Hoax itu mas, disinformasi yang sengaja disebarkan oleh kubu separatis OPM," jelas Freddy Ardianzah kepada Suara.com.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Penyekapan di Tangsel: Eks Anggota TNI AL Terlibat, Sudah Dipecat karena Disersi!
-
Bukan Seumur Hidup, Hukuman 2 Eks TNI Penembak Mati Bos Rental Dikorting jadi 15 Tahun, Kok Bisa?
-
Bukan Sekadar Diving Biasa: Menguak Kekayaan Spesies Karang di Raja Ampat
-
Bawa Spanduk Indonesia Gawat Darurat, Ini yang Jadi Sorotan BEM SI di Setahun Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi