-
Indonesia resmi menerima pesawat angkut Airbus A400M pertama yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo.
-
Prabowo menyatakan pemerintah berencana menegosiasikan pembelian empat unit pesawat A400M tambahan untuk TNI.
-
Pesawat ini adalah unit pertama dari total dua pesanan, dengan unit kedua dijadwalkan tiba 2026.
Suara.com - Indonesia secara resmi menerima unit pertama dari pesawat angkut militer Airbus A400M. Pesawat tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam sebuah upacara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah berencana menambah jumlah pesawat A400M untuk memperkuat armada TNI AU.
"Kita sudah aktifkan (pesanan) dua unit, dan kita punya opsi untuk empat unit lagi. Kita mungkin akan negosiasi untuk menandatangani kontrak empat unit lagi," ujar Prabowo di lokasi, Senin (3/11/2025).
Pesawat yang baru tiba ini merupakan unit pertama dari total dua pesawat yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan pada tahun 2021. Menurut keterangan dari Airbus, unit kedua dijadwalkan akan dikirimkan pada tahun 2026.
"Hari ini kami dengan bangga menyambut Indonesia sebagai operator kesepuluh pesawat A400M. Ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan terhadap kemampuan multiperan pesawat A400M," ujar Karl-Heinz Grossman, Head of International at Airbus Defence and Space, dalam keterangan resminya.
Upacara serah terima berlangsung secara simbolis, diawali dengan pelepasan tirai logo Skadron Udara 31 dan penyiraman air ke roda depan pesawat. Prabowo kemudian menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang selanjutnya diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono.
Usai seremoni, Prabowo meninjau langsung bagian dalam pesawat didampingi oleh Panglima TNI, KSAU, dan sejumlah pejabat terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?