- Ikhsan menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan hampir seluruh bagian gedung ACC Kwitang terbakar habis.
- Pemilik gedung segera mengambil tindakan dengan melaporkan informasi penemuan tersebut kepada Polres Jakarta Pusat.
- Dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang merupakan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan.
Suara.com - Publik digemparkan dengan penemuan dua kerangka manusia di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat, yang belakangan diidentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan, dua individu yang dilaporkan hilang saat kerusuhan pada akhir Agustus 2025.
Menanggapi temuan ini, Ikhsan, pemilik Gedung ACC Kwitang, menyampaikan pernyataan resmi mengenai kronologi. Pertama-tama dia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga.
"Mohon izin kami menginformasikan bahwa benar pada tanggal 29 Agustus 2025, gedung kami yang berada di Kwitang mengalami kebakaran akibat ada beberapa orang yang memang mencoba untuk masuk dan menimbulkan kerusuhan," ujar Ikhsan saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan hampir seluruh bagian gedung ACC Kwitang terbakar habis.
Mengingat kondisi gedung yang dinilai tidak stabil pasca-kebakaran, pihak pemilik gedung memutuskan untuk tidak melakukan kegiatan operasional apapun di lokasi tersebut.
"Kami hanya menempatkan pengamanan berupa security untuk menjaga gedung tersebut," kata dia.
Berjalannya waktu, pemilik gedung merencanakan renovasi dan perbaikan.
Untuk itu, mereka menunjuk beberapa vendor untuk melakukan proses pengecekan guna memastikan kelayakan gedung untuk direnovasi.
"Pada saat proses pengecekan yang dilakukan oleh tim vendor tadi, kami mendapatkan laporan dari tim vendor bahwa mereka menemukan kerangka yang diduga kerangka manusia," ungkap Ikhsan.
Baca Juga: Korban Tidak Hamil, Ini Update Terbaru Kasus Kematian Terapis RTA di Pejaten Barat
Atas temuan mengejutkan tersebut, pihak pemilik gedung segera mengambil tindakan dengan melaporkan informasi penemuan tersebut kepada Polres Jakarta Pusat untuk penanganan lebih lanjut.
Pernyataan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai peran dan respons pihak pemilik Gedung ACC Kwitang terkait penemuan dua kerangka yang menggemparkan tersebut.
Proses investigasi oleh pihak kepolisian saat ini masih terus berjalan untuk mengungkap lebih jauh detail di balik insiden tragis ini.
Pernyataan RS Polri
Sebelumnya Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengungkapkan dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat peristiwa kerusuhan pada akhir Agustus 2025 merupakan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan.
Karo Labdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan, kerangka itu diterima dalam dua kantong jenazah, yakni kantong jenazah 0080 dan 0081.
Berita Terkait
-
RS Polri Pastikan 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Kwitang Korban Hilang Kerusuhan Agustus
-
RS Polri Identifikasi Dua Jenazah Terbakar di ACC Kwitang sebagai Reno dan Farhan
-
Mencurigakan! Kenapa Kerangka Manusia di Gedung ACC Baru Ditemukan Dua Bulan Setelah Kebakaran?
-
Polda Undang Keluarga hingga KontraS Jumat Ini, 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Reno dan Farhan?
-
Identitas 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Diumumkan Besok, Polda Undang Keluarga Reno, Ada Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT