-
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia pada usia 72 tahun hari Sabtu.
-
Pimpinan KPK akan melayat dan menyebut almarhum sosok tangguh pemberantas korupsi.
-
Jenazah akan disalatkan di Masjid Asy Syarif, BSD, setelah salat Asar.
Suara.com - Kabar duka datang dari dunia hukum Indonesia. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025) dalam usia 72 tahun.
Pimpinan KPK dijadwalkan akan melayat ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
“Iya, pimpinan KPK akan melayat ke rumah duka Antasari Azhar,” kata Fitroh kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).
Fitroh menyebut, dengan wafatnya Antasari, Indonesia telah kehilangan sosok yang tangguh dan berkomitmen kuat dalam pemberantasan korupsi.
“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ujar Fitroh.
Informasi mengenai wafatnya Antasari Azhar juga dikonfirmasi oleh Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sekaligus kuasa hukum almarhum, Boyamin Saiman. Ia menyampaikan bahwa jenazah akan disalatkan di Masjid Asy Syarif, BSD, Tangerang Selatan.
“Betul, akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari, ba'da Ashar,” ungkap Boyamin.
Sebagai informasi, almarhum Antasari Azhar memimpin lembaga antirasuah pada periode 18 Desember 2007 hingga 11 Oktober 2009. Ia merupakan anak keempat dari 15 bersaudara, putra dari pasangan H. Azhar Hamid dan almarhumah Hj. Asnani.
Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia di Usia 72 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral