- Presiden Prabowo resmi membantuk Komisi Reformasi Polri yang berisi sejumlah tokoh
- Nama eks Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis turut dipercaya Prabowo untuk menjadi anggota dari komisi yang diketuai Jimly Asshiddiqie.
- Idham Azis memiliki karier moncer dan bernyali besar karena sempat memburu Tommy Soeharto.
Suara.com - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis turut ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Anggota Komisi Reformasi Polri. Idham Azis berjejer dengan nama-nama sejumlah tokoh termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
Lantas bagaimana kiprah Idham Azis dan apa prestasinya selama berkarier di kepolisian? Idham Azis diketahui lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 1963 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.
Sebelum menjabat sebagai Kapolri di era pemerintahan Presiden Jokowi, Idham Azis sempat menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Bahkan, Idham Azis juga sempat menjabat sebagai Kabareskrim Polri sebelum menggantikan Tito Karnavian di pucuk pimpinan Polri.
Selain itu, Idham Azis juga pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2008, Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2009, dan Wakil Kepala Densus 88 Antiteror pada 2010.
Kemudian, Dirtipidkor Bareskrim Polri pada 2013, Kapolda Sulawesi Tengah pada 2014, dan Irwil II Itwasum Polri pada 2016.
Idham Azis pernah terlibat dalam upaya melumpuhkan teroris bom Bali, Dr Azahari dan komplotannya di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2005.
Idham Azis juga menjadi anggota tim kobra yang dipimpin Tito dalam memburu putra bungsu Presiden ke-2 RI Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.
Hal itu terkait kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita pada 7 Agustus 2000 yang ketika itu melibatkan Tommy.
Selain Idham Azis pernah menjadi wakil satuan tugas (satgas) pengungkapan kasus-kasus teror dan konflik di Poso atau disebut Ops Camar Maleo. Karena prestasinya, pada 2017, Idham Azis dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri pada Januari 2019.
Baca Juga: Jokowi Dukung Gelar Pahlawan, Gibran Puji-puji Jasa Soeharto Bapak Pembangunan
Belum genap setahun menjabat sebagai Kabareskrim, pada 1 November 2019, Idham Azis dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden ke-7 RI Jokowi.
Komisi Reformasi Polri Bentukan Prabowo
Sebelumnya, Presiden Prabowo secara resmi melantik jajaran pimpinan dan anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (7/11/2025) sore. Komite ini diisi oleh sejumlah menteri, Kapolri aktif, hingga mantan Kapolri.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, ditunjuk untuk memimpin komite ini.
Berikut adalah daftar lengkap keanggotaan Komite Percepatan Reformasi Polri yang dilantik:
Ketua (merangkap anggota):
- Jimly Asshiddiqie
Anggota:
- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan
- Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
- Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas
- Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo
- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD
- Mantan Kapolri, Jenderal (Purn) Idham Azis
- Mantan Kapolri, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti
- Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Eks Wakapolri), Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri
Berita Terkait
-
Siswa Terduga Kasus Bom Rakitan di SMAN 72 Korban Bullying, Begini Kata Pengamat Teroris
-
Jokowi Dukung Gelar Pahlawan, Gibran Puji-puji Jasa Soeharto Bapak Pembangunan
-
Sebut Kejagung Layak Tetapkan Sri Mulyani Tersangka, OC Kaligis: Masa Anak Buah yang Dikorbankan?
-
Pemerintah Dicap Tutup Mata atas Kediktatoran Soeharto, Rezim Nazi Hitler sampai Diungkit, Kenapa?
-
Banyak Siswa SMAN 72 Korban Bom Rakitan Alami Gangguan Pendengaran, 7 Dioperasi karena Luka Parah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda