-
- Kebijakan Indonesia bertolak belakang dengan klaim aksi iklim ambisius.
- NDC tertutup, biofuel dan pembukaan lahan ancam masyarakat adat dan ekosistem.
- Hak masyarakat adat diabaikan, tutupan hutan rendah, akuntabilitas lemah.
Jika berbagai catatan itu diabaikan, tujuan TFFF untuk menghentikan deforestasi bisa terancam. Apalagi, laporan terbaru menunjukkan laju kehilangan hutan di Indonesia masih tinggi. Dalam sepuluh tahun terakhir, deforestasi mencapai sekitar 3,5 juta hektare atau setara enam kali luas Pulau Bali. Pada 2024, angka deforestasi tahunannya saja bahkan mencapai 216 ribu hektare.
“Pak Hasyim mengklaim penurunan deforestasi hingga 75 persen dibanding 2019, tapi di lapangan, aktivitas pembukaan lahan masih terus berlangsung,” ujar Syahrul Fitra, Juru Kampanye Hutan Greenpeace.
Ia menilai, kehilangan hutan juga berarti hilangnya ruang hidup masyarakat adat dan benteng alami terhadap perubahan iklim.
Dengan kondisi tersebut, COP30 menjadi ujian bagi Indonesia untuk membuktikan keseriusan menjalankan komitmen iklim yang disampaikan di panggung internasional apakah benar akan berujung pada aksi nyata, atau sekadar janji baru di forum global.
Penulis: Muhammad Ryan Sabiti
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat