- Tim Forensik Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin pagi.
- Dugaan awal sumber api kebakaran hebat ini berasal dari sebuah toko plastik yang menyimpan material mudah terbakar.
- Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.15 WIB tersebut dilaporkan telah menghanguskan total 350 kios milik pedagang.
Suara.com - Tim Forensik Mabes Polri mulai melakukan olah TKP di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang kebakaran pada Senin (15/12) pagi tadi. Pantauan suara.com di lapangan, terlihat tiga orang mengenakan seragam hitam bertuliskan “Forensik” serta beberapa anggota polisi.
Mereka memulai olah TKP dengan mewawancarai beberapa pedagang yang menjadi korban sekaligus saksi mata kejadian. Setelah meminta keterangan dari sejumlah saksi, tim forensik kemudian bergerak masuk ke lokasi kebakaran.
Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan turut dijaga oleh sejumlah satpam yang berjaga-jaga agar tidak banyak warga mendekati lokasi.
“Lagi olah TKP, jangan dekat-dekat, di bawah saja,” ucap seorang satpam saat menahan warga yang hendak mendekat ke lokasi kebakaran, Selasa (15/12/2025).
Hingga berita ini ditulis, olah TKP masih berlangsung dan belum ada keterangan apa pun dari tim forensik.
Sebelumnya, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengidentifikasi sumber api penyebab kebakaran hebat itu diduga kuat berasal dari sebuah toko plastik di area los buah.
Temuan ini menjadi fokus utama setelah api berhasil dipadamkan. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jaktim, Muchtar Zakaria, secara gamblang menunjuk langsung lokasi yang menjadi biang keladi amukan si jago merah tersebut.
Menurut Muchtar, api yang berkobar dari toko tersebut langsung membesar dengan cepat bukan tanpa sebab.
Di dalam toko, petugas menemukan material yang sangat mudah terbakar, termasuk tumpukan karbit yang disimpan bersama bahan pemicu api lainnya.
Baca Juga: Pasar Jaya Gerak Cepat, Penampungan 350 Pedagang Kramat Jati Siap dalam 3 Hari
Namun, untuk kepastian penyebab kebakaran secara yuridis, pihaknya menyerahkan penyelidikan lebih lanjut kepada kepolisian.
Kebakaran yang menghanguskan total 350 kios ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengonfirmasi jumlah kerugian masif yang menimpa para pedagang, khususnya di kawasan Los Buah Blok C2.
Berita Terkait
-
Pasar Jaya Gerak Cepat, Penampungan 350 Pedagang Kramat Jati Siap dalam 3 Hari
-
Toko Plastik Simpan Karbit Diduga Sumber Api Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati
-
Pagi Mencekam di Pasar Kramat Jati, 350 Kios Pedagang Ludes Jadi Arang Dalam Satu Jam
-
Api Mengamuk di Pasar Kramat Jati, Pedagang Rugi Besar Barang Dagangan Baru Turun Ludes Terbakar
-
Satpol PP Tindak Rumah Makan dan Tempat Pemotongan Anjing di Jakarta Timur
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar