- Polisi telah memeriksa sembilan saksi terkait kebakaran hebat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
- Tim forensik fokus menentukan titik awal api dan penyebab dugaan kebakaran yang bersumber dari kios Cikurai.
- Hasil analisis data teknis, keterangan saksi, dan barang bukti akan diserahkan kepada penyidik untuk proses lanjutan.
Suara.com - Polisi sudah memeriksa sembilan orang saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran hebat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan saksi ini dilakukan seiring dengan penyelidikan dan hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP) yang masih didalami tim forensik Polri.
Kanit Krimum Polres Jakarta Timur AKP D.S. Sagala mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan dan akan dikaitkan dengan temuan forensik agar peristiwa kebakaran menjadi terang.
"Kami pada saat ini tetap melakukan penyelidikan untuk pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti sebagaimana nanti mengacu bagaimana hasil dari forensik untuk terangnya sesuatu adanya peristiwa kebakaran," kata Sagala usai mendampingi tim forensik lakukan olah TKP di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (15/12/2025).
"Untuk saksi saat ini yang sudah diperiksa sudah sembilan orang," imbuhnya.
Sementara itu, Plt Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri Kombes Romylus Tamtelahitu menjelaskan, pemeriksaan forensik difokuskan pada dua hal utama, yakni menentukan titik awal api dan mengungkap dugaan penyebab kebakaran.
"Informasi awal tadi dari tiga saksi yang berada di kios, kita duga asal api itu berasal dari kios Cikurai. Namun disebabkan oleh apa, sementara kita masih lakukan pemeriksaan secara forensik," jelasnya.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, tim forensik juga melakukan pemeriksaan teknis di lokasi, termasuk mengecek instalasi listrik dan panel daya.
Seluruh data teknis di lokasi, keterangan saksi, serta barang bukti yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara menyeluruh menggunakan metode forensik.
Hasil analisis tersebut nantinya akan diserahkan kepada penyidik untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.
Baca Juga: Tim Forensik Polri Sita Barang Bukti Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Termasuk CCTV
"Nanti semuanya, data tech di sini dan juga keterangan saksi ditambah barang bukti yang sudah kita kumpulkan, seluruhnya akan kita lakukan secara forensik dan akan kita sampaikan atas izin dari penyidik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tim Forensik Polri Sita Barang Bukti Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Termasuk CCTV
-
Polisi Mulai Olah TKP Pasar Induk Kramat Jati, Warga Dilarang Mendekat
-
Polisi Telusuri Kemungkinan Tersangka Baru dalam Kasus Kebakaran Ruko Terra Drone
-
Pasar Jaya Gerak Cepat, Penampungan 350 Pedagang Kramat Jati Siap dalam 3 Hari
-
Toko Plastik Simpan Karbit Diduga Sumber Api Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
UU Soal Uang Pensiun DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK Perintahkan Pembuatan Aturan Baru
-
Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak
-
Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir
-
BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah
-
Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!
-
Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia