- Kecelakaan Kereta Bandara rute Soekarno Hatta - Manggarai dan mobil terjadi Jumat (19/12/2025) pukul 07.40 WIB di antara Stasiun Poris dan Kalideres.
- Dampak utama insiden ini adalah gangguan perjalanan dan penumpukan penumpang signifikan terjadi di Stasiun Rawa Buaya, Jakarta Barat.
- Perjalanan Commuter Line jalur Batu Ceper - Rawa Buaya harus bergantian satu jalur, menyebabkan jadwal kereta bergeser signifikan dan penumpang mengeluh.
Suara.com - Kecelakaan yang melibatkan Kereta Bandara rute Soekarno Hatta - Manggarai dengan sebuah mobil Toyota New Avanza bernomor polisi B 1926 VZK terjadi di Jalan Warung Pojok, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (19/12/2025).
Kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu itu mengakibatkan gangguan perjalanan hebat dan penumpukan penumpang di Stasiun Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Insiden ini dilaporkan terjadi di antara lintasan Stasiun Poris - Kalideres pada pukul 07.40 WIB. Mobil bernomor polisi B 1926 VZK ringsek setelah ditabrak Kereta Bandara hingga terseret sejauh 50 meter.
Informasi kecelakaan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak KAI Commuter melalui akun resmi X mereka.
Imbas dari kecelakaan tersebut, perjalanan Commuter Line di perlintasan Batu Ceper – Rawa Buaya terpaksa dilakukan menggunakan satu jalur secara bergantian.
Kondisi ini memicu pergeseran jadwal yang cukup signifikan dari waktu yang ditentukan.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis akun X KAI Commuter Line.
Penumpukan Penumpang di Stasiun Rawa Buaya
Salah satu titik paling terdampak adalah Stasiun Rawa Buaya. Sejak pukul 07.40 WIB hingga berita ini diturunkan, peron stasiun masih dipadati oleh lautan manusia yang hendak berangkat beraktivitas.
Baca Juga: Ini Alasan Sebenarnya Stasiun Karet Ditutup, Biar Perjalanan Kereta Bandara Cuma 40 Menit
Suasana di lokasi terpantau riuh. Para penumpang yang bertujuan ke arah Duri terpaksa harus berpindah-pindah jalur demi menunggu kepastian kereta yang menuju arah Stasiun Duri - Manggarai.
Warga Keluhkan Keterlambatan
Kekacauan jadwal ini berdampak langsung pada mobilitas warga. Banyak penumpang yang mengeluhkan tertundanya jadwal masuk kantor hingga pertemuan penting karena berkurangnya frekuensi perjalanan kereta.
Hingga saat ini, kapasitas penumpang KRL jurusan Tangerang - Duri terpantau kian meningkat dan jauh lebih padat dari biasanya.
Bagi Anda yang hendak melintasi jalur tersebut, disarankan untuk mencari alternatif transportasi lain guna menghindari keterlambatan yang lebih parah.
Berita Terkait
-
Kereta Bandara Soetta Tabrak Orang, Jadwal KRL Jadi Terganggu
-
KRL Tanah Abang-Karet Sempat Lumpuh, Penumpang Terjebak 1 Jam di Gerbong, KAI Ungkap Penyebabnya
-
Persiapan Balik Mudik, Cek Harga Tiket Kereta Bandara Sekarang!
-
Ini Alasan Sebenarnya Stasiun Karet Ditutup, Biar Perjalanan Kereta Bandara Cuma 40 Menit
-
Libur Nataru, Naik Kereta Bandara Soetta Cuma Rp15 Ribu
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM