- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengunjungi Posko Pengungsian Batu Hula pada Jumat malam, 19 Desember 2025.
- Kunjungan tersebut meliputi pemberian makanan, obat-obatan, dan logistik bagi warga terdampak banjir Batangtoru.
- Bobby Nasution menyatakan Pemprov Sumut akan terus berupaya memulihkan kondisi pascabencana bagi warga terdampak.
Suara.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengunjungi Posko Pengungsian Batu Hula, Tapanuli Selatan, Jumat 19 Desember 2025 malam.
Posko pengungsian tersebut sebagian besar ditempati warga Kecamatan Batangtoru yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Bukan hanya kunjungan biasa, Bobby Nasution juga ikut menyediakan makanan untuk para pengungsi. Bobby terkesan melihat warga yang bahu-membahu melewati masa sulit ini.
"Di tengah situasi yang tidak normal ini, saya melihat persatuan dan gotong-royong saudara-saudara kami yang masih kuat, bersama-sama melalui kondisi ini," kata Bobby.
Selain Posko pengungsian, dilokasi ini juga tersedia pos pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Pemprov Sumut. Dia juga memberikan bantuan obat-obatan, makanan serta logistik lain untuk kebutuhan pos pengungsian.
Usai meninjau Posko pengungsian, Bobby Nasution melanjutkan pemberian bantuan ke Gereja HKBP Batangtoru, Sabtu 20 Desember 2025 dini hari. Dia memberikan sembako, perlengkapan tidur, dan juga beberapa kebutuhan gereja.
"Kami Pemerintah Provinsi Sumatera akan terus sekuat tenaga memulihkan keadaan ini," kata Bobby Nasution.
Warga yang menjadi korban bencana memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan keluh kesahnya. Salah satunya Ismaira Tampubolon, pedagang bahan pokok yang rumahnya rusak berat dan barang dagangannya tersapu banjir.
"Kami mohon dibantu karena semua udah habis, rumah, barang jualan kami, gimana mau mulainya lagi, kami mohon bantuannya biar kami bisa berdagang lagi," kata Ismaira yang merupakan warga Garoga.
Tag
Berita Terkait
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan