- Sekretaris Kabinet Teddy mengungkapkan Presiden mengerahkan helikopter pribadi untuk Gubernur Aceh meninjau bencana.
- Netizen menyoroti LHKPN Prabowo tahun 2025 tidak mencantumkan kepemilikan helikopter pribadi tersebut.
- LHKPN per 11 April 2025 menunjukkan total harta Prabowo mencapai lebih dari Rp 2 triliun tanpa utang.
Suara.com - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan, menyusul pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Seskab Teddy sebelumnya mengungkapkan soal kepemilikan helikopter pribadi Prabowo.
Netizen ramai menyoroti LHKPN kepala negara lantaran kepemilikan helikopter pribadi tersebut tidak tercantum di dalam laporan.
Sebelumnya, Teddy menyebut Prabowo memiliki helikopter pribadi saat menjelaskan mengenai pengerahan helikopter gabungan untuk penanganan bencana di Sumatra.
"Kemarin masih ada yang nanya, kemarin beberapa kali dan tadi pagi pun masih ada yang bertanya mengenai jumlah helikopter, di mana 50 helikopter itu?" kata Teddy di posko di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
"Jadi ini datanya, jadi ada 53 helikopter gabungan, TNI-polri dan Basarnas, BNPB kemudian ada swasta, pertamina dan lainnya. Ini semuanya sejak awal di tiga provinsi tersebut. Ke mana mereka? Mereka menerbangkan logistik ke daerah yang tidak terjangkau oleh darat, yang jalannya putus, jalannya belum tersambung, ke desa-desa," tutur Teddy.
Teddy lantas bercerita mengenai langkah Prabowo yang juga mengerahkan helikopter pribadinya ke Sumatra.
Helikopter pribadi Prabowo itu ditujukan untuk digunakan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem untuk meninjau dampak bencana banjir dan longsor di Aceh.
"Kemudian kalau saya boleh cerita sedikit, jadi sejak Minggu pertama bencana bapak presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh gubernur Aceh beserta timnya, beserta keluarganya. Silakan digunakan ke manapun berkeliling Aceh. Itu sejak Minggu pertama ya," kata Teddy.
Baca Juga: Terima Laporan Danantara, Prabowo Percepat Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana
Adapun sorotan terhadap pernyataan Teddy kini beredar di media sosial X.
"Teddy sebut Prabowo kirim helikopter pribadi ke Aceh sejak pekan pertama bencana... Btw, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 atas nama Prabowo cuman mencantumkan kepemilikan 7 mobil dan sebuah motor... gak ada helikopter pribadi... Jadi mana yg gak bener...? Teddy atau LHKPN Prabowo...? " tulis akun @ferizandra dengan mengunggah tangkapan layar berita mengenai pernyataan Teddy soal helikopter pribadi Prabowo dan berita mengenai kepemilikan kendaraan Prabowo di LHKPN.
LHKPN Prabowo
KPK merilis laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 11 April 2025.
Pada laporan tersebut, Prabowo tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai lebih dari Rp 2 triliun.
Dilihat dari LHKPN tersebut, aset dengan nilai terbesar yang dimiliki Prabowo berupa properti tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp 294,5 miliar (Rp 294.594.738.000).
Berita Terkait
-
Berlaku Januari 2026, Prabowo Sudah Teken KUHAP Baru
-
Aksi Adik Kandung Prabowo yang Makin Mencengkeram Bisnis Telekomunikasi
-
Seskab Teddy Respons Pihak yang Bandingkan Penanganan Bencana: Tiap Bencana Punya Tantangan Sendiri
-
Terima Laporan Danantara, Prabowo Percepat Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi