- SBY kemungkinan menempuh jalur hukum terhadap akun media sosial yang menuduhnya dalang isu ijazah palsu Jokowi.
- Langkah hukum SBY bertujuan mencegah spekulasi konflik politik dengan Jokowi dan menjaga stabilitas elite.
- Partai Demokrat menyatakan SBY terganggu oleh fitnah masif di media sosial mengenai isu ijazah Jokowi.
Andi mengungkapkan bahwa fitnah tersebut banyak disebarkan oleh akun-akun anonim, terutama di platform TikTok.
Akun-akun tersebut menggiring opini seolah-olah SBY mendalangi perseteruan terkait ijazah palsu antara pihak Roy Suryo dengan Presiden Jokowi.
"Sangat masif sekali fitnah yang dilakukan oleh akun-akun yang sebagian besar anonim... yang membuat berita fitnah seolah-olah Bapak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi yang sekarang sedang berseteru antara Pak Jokowi dengan Roy Suryo dan kawan-kawan," ujar Andi Arief dalam video tersebut yang telah diizinkan untuk dikutip Suara.com.
Menurutnya, isu ini telah mengusik ketenangan SBY.
Ia mengungkapkan telah bertemu langsung dengan SBY beberapa hari lalu dan mendapati sang tokoh bangsa tersebut merasa sangat terganggu karena namanya diseret dalam isu yang tidak berdasar, termasuk tuduhan kolaborasi dengan Megawati Soekarnoputri untuk mengungkap ijazah tersebut.
"Ini tentu sangat mengganggu. Saya bertemu dengan Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar disebutkan bahwa Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini, atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati," tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa hubungan SBY dan Jokowi selama ini terjalin dengan baik.
Saat ini, SBY lebih banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan seni dan olahraga, sementara urusan politik harian partai telah didelegasikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Pak SBY sekarang ini day to day politics-nya itu sudah banyak melukis, kemudian juga seni-seni lainnya, kemudian persiapan voli, berkunjung ke daerah, banyak di Pacitan," kata dia.
Baca Juga: 'Beda Luar Biasa', Kuasa Hukum Roy Suryo Bongkar Detail Foto Jokowi di Ijazah SMA Vs Sarjana
Partai Demokrat memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terus menyebarkan fitnah tersebut. Andi menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika serangan terhadap martabat SBY terus berlanjut di media sosial.
"Kalau juga tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY akan mengambil langkah hukum dengan pertama memberikan somasi kepada orang-orang yang sudah membuat fitnah tersebut dan terbuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum," katanya.
Di akhir pernyataannya, Andi menyerukan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk merapatkan barisan membela kehormatan SBY yang dianggap sedang dizalimi
"Kita tahu selama ini Pak SBY selalu mengajarkan kita politik yang putih, yang bersih, yang tidak pernah menyerang orang, tidak pernah membuat fitnah. Tapi kalau kita dizalimi dan difitnah, kita harus melawan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Difitnah Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief: Pak SBY Terganggu, Kemungkinan Bakal Ambil Langkah Hukum
-
Menteri Berulah, Presiden Menanggung Beban? Syahganda Desak Prabowo Gunakan Strategi Sun Tzu
-
HUT ke-13 Jokowi Masuk Gorong-gorong, Membaca Ulang Mitos Populisme
-
'Beda Luar Biasa', Kuasa Hukum Roy Suryo Bongkar Detail Foto Jokowi di Ijazah SMA Vs Sarjana
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen