- Seorang lansia berinisial SP (70) ditemukan tewas bersimbah luka tusuk di leher di rumahnya, Desa Gandekan, Blitar.
- Peristiwa tragis itu terungkap pada Senin malam ditemukan oleh anak korban, yang merupakan suami terduga pelaku.
- Polres Blitar Kota menangkap terduga pelaku pembunuhan, menantu korban, yang bersembunyi di sebuah hotel Tulungagung.
Suara.com - Sebuah tragedi keluarga yang menggemparkan terjadi di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Seorang lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam rumahnya. Mirisnya, terduga pelaku pembunuhan sadis ini adalah menantu perempuannya sendiri.
Peristiwa kelam ini terungkap setelah anak kandung korban, yang juga merupakan suami dari terduga pelaku, menemukan ibunya sudah tak bernyawa pada Senin (26/1) malam.
Penemuan itu sontak menjadi pukulan telak baginya, mendapati sang ibu tewas di tangan istrinya sendiri.
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan kronologi penemuan jasad korban yang penuh ironi tersebut. Luka fatal di bagian leher menjadi bukti kuat adanya tindak kekerasan.
"Pertama yang menemukan korban itu meninggal dunia anak korban. Ini suami dari menantu. Di tubuh korban ditemukan luka tusuk pada bagian leher," katanya di Blitar, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).
Pelaku Ditangkap di Hotel
Mendapat laporan dugaan pembunuhan, tim dari Satreskrim Polres Blitar Kota langsung bergerak cepat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar Kota, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi di sekitar lokasi.
"Tim dari reskrim yang dipimpin bapak Kapolres (Kapolres Blitar Kota) melaksanakan olah TKP dan melaksanakan pemeriksaan beberapa saksi di sekitar tempat kejadian perkara," ujar Rudi.
Baca Juga: Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kecurigaan kuat langsung mengarah kepada sang menantu. Polisi mendapati informasi bahwa terduga pelaku telah melarikan diri ke luar kota, tepatnya ke wilayah Tulungagung.
Tanpa membuang waktu, Polres Blitar Kota segera berkoordinasi dengan Polres Tulungagung untuk melacak keberadaan pelaku.
Perburuan pun membuahkan hasil. Pelaku terdeteksi sedang bersembunyi dan menginap di salah satu hotel di Tulungagung.
Penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan berarti. Kecepatan aparat dalam meringkus pelaku menjadi bukti keseriusan dalam menangani kasus yang menyita perhatian publik ini.
"Dalam hitungan hanya beberapa jam kami telah berhasil menangkap terduga tersangka. Untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait dengan motif dan lain sebagainya. Kemudian kami juga masih akan melaksanakan autopsi," ujar dia.
Motif Masih Misteri, Warga Penasaran
Berita Terkait
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi