- Jenazah hangus seorang ibu berinisial YRA ditemukan di tumpukan sampah Sekotong, Lombok Barat, pada Minggu (25/1).
- Polisi NTB berhasil menangkap pelaku, anak kandung korban berinisial BP, di Mataram kurang dari 48 jam setelah penemuan.
- Polisi menemukan bukti penting termasuk botol berisi cairan diduga pertalite sebagai bahan bakar pembakaran jasad korban.
Suara.com - Tabir misteri yang menyelimuti penemuan jenazah hangus terbakar di tumpukan sampah di Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, akhirnya tersingkap. Fakta yang terungkap jauh lebih mengerikan dari dugaan awal, korban adalah seorang ibu berinisial YRA, dan pelaku pembunuhan sadis itu tak lain adalah anak kandungnya sendiri.
Publik Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuat gempar ketika sesosok mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir jalan raya pada Minggu (25/1).
Jasad tersebut nyaris tak bisa dikenali karena hangus dilalap api, sengaja dibuang dan dibakar bersama tumpukan sampah untuk menghilangkan jejak.
Namun, kerja cepat tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB berhasil mengendus jejak pelaku. Kurang dari 48 jam, teka-teki pembunuhan keji ini pun terpecahkan.
Pelaku, yang diidentifikasi berinisial BP, ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya di wilayah Monjok Baru, Kota Mataram, pada Senin (26/1) malam. Penangkapan ini mengonfirmasi dugaan paling kelam dalam sebuah hubungan keluarga.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Arisandi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaku kini berada dalam penanganan intensif pihak kepolisian.
"Terhadap pelaku sudah kami amankan," kata Arisandi melalui pernyataan resminya di Mataram, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).
Misteri Motif di Balik Aksi Keji Sang Anak
Penangkapan BP memang menjadi titik terang, namun sekaligus membuka kotak pandora yang berisi pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak tega menghabisi nyawa ibu yang telah melahirkannya dengan cara sekeji itu?
Baca Juga: Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
Kombes Pol Arisandi menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik perbuatan durhaka tersebut.
Pemeriksaan terhadap BP terus digenjot untuk mengungkap latar belakang, modus operandi, hingga kronologi detail bagaimana ia merencanakan dan mengeksekusi pembunuhan ibunya.
"Pihaknya kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap BP, perihal motif dan modus pelaku membunuh ibu kandungnya berinisial YRA," jelasnya.
Polisi belum memberikan rincian apakah ada pihak lain yang terlibat atau apakah pembunuhan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Misteri motif ini menjadi fokus utama penyidikan yang ditunggu-tunggu oleh publik.
Barang Bukti di TKP: Petunjuk Awal Aksi Sadis
Sejak awal penemuan, tim gabungan dari Polres Lombok Barat dan Polda NTB telah bekerja cermat di lokasi kejadian. Proses evakuasi jenazah YRA ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram segera dilakukan untuk keperluan autopsi dan identifikasi.
Berita Terkait
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Beri Peringatan ke Purbaya, KPK: Bisa Jadi Misinformasi di Masyarakat
-
DPR Ubah Agenda Paripurna, Masukkan Penetapan Adies Kadir sebagai Calon Hakim MK
-
Jelang Diperiksa Polisi, Rocky Gerung akan Jelaskan Metodologi Penelitian Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Bawa HP dan Google Drive, Ahok Siap Buka-bukaan di Sidang Korupsi Pertamina Rp285 T
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, Keponakan Prabowo Bakal Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI
-
POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Minggir atau Tabrak?
-
Nadiem Diduga Andalkan 'Circle' di Kemendikbud, Jaksa: Korupsi Laptop Bikin IQ Anak Jeblok
-
Diperiksa 10 Jam oleh KPK, Bos Maktour Bantah Gunakan Kuota Ilegal Haji 2024
-
Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?
-
Polisi Tunggu Kehadiran Reza Arap untuk Diperiksa sebagai Saksi Kematian Lula Lahfah