- Gubernur Aceh Muzakir Manaf bertemu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas pemulihan pascabencana Aceh.
- Pembahasan juga mencakup kemajuan pembangunan rumah hunian hampir 4.000 unit serta pencairan anggaran daerah.
- Wagub Jatim Emil Dardak juga bertemu Teddy membahas rencana infrastruktur, termasuk program strategis Presiden Prabowo.
Suara.com - Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyambangi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di kantornya di Jakarta, Rabu malam kemarin.
Melalui keterangan tertulis di akun Instagram sekretariat.kabinet, diketahui kunjungan Muzakir Manaf atau Mualem ke Sekretariat Kabinet dilakukan menjelang dini hari tadi.
Bersama Teddy, Mualem membahas perkembangan konkret pemulihan pascabencana di Aceh, termasuk kemajuan pembangunan rumah hunian yang sudah jadi mendekati 4.000 unit khusus di Aceh.
"Selain dari perbaikan rumah yang masih tetap ingin ditinggali warga," tulis sekretariat.kabinet.
Teddy dan Mualem turut membahas tentang peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
"Serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih," tulis sekretariat.kabinet.
Selain Mualem, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menyambangi Teddy pada mama yang sama di kantor Sekretariat Kabinet.
Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas sejumlah rencana pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya.
Keduanya juga membahas berbagai kemajuan program strategis Presiden Prabowo di Jawa Timur, antara lain Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Swasembada Pangan, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Bantah Isu Jadi Istri Kelima Mualem, Intip Profil Lengkap Datin Sri Vie Shantie Khan
"Dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, yaitu sekitar 41 juta jiwa, modernisasi dan kemajuan infrastruktur Provinsi Jawa Timur memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat perputaran rantai ekonomi di wilayah tersebut. Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program-program tersebut agar dapat memberikan dampak yang cepat dan merata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur," tulis sekretariat.kabinet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral