- Seluruh wilayah Jakarta diprediksi diguyur hujan ringan mulai pagi hingga malam hari.
- Hujan merata diperkirakan turun mulai pukul 10.00 WIB di hampir semua titik.
- Warga diimbau sedia payung dan waspada jalan licin saat beraktivitas di luar.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis (5/2/2026).
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena mayoritas wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas beragam sejak pagi hingga malam hari.
Berdasarkan data resmi BMKG, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat akan mengawali hari dengan cuaca berawan tebal pada pukul 07.00 WIB, sebelum kemudian diguyur hujan ringan mulai pukul 10.00 WIB.
Kondisi serupa terjadi di Jakarta Selatan, di mana hujan ringan diprediksi turun secara konsisten mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur, hujan ringan diperkirakan turun mulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
Wilayah Jakarta Utara juga tidak luput dari guyuran hujan yang diprakirakan terjadi secara estafet mulai pukul 10.00 WIB hingga menjelang tengah malam.
Bagi warga di Kepulauan Seribu, cuaca hujan justru datang lebih awal, yakni sejak pukul 07.00 WIB.
Suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 23°C hingga 30°C dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Kecepatan angin bervariasi di setiap wilayah, dengan embusan terkencang mencapai 14 km/jam yang terpantau di Jakarta Utara pada siang hari.
Baca Juga: Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
Melalui unggahan resminya, BMKG mengimbau warga Jakarta agar mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang fluktuatif. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk selalu membawa payung atau jas hujan.
Selain itu, para pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintasi jalanan yang licin akibat guyuran hujan demi keselamatan berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT