- Soekarno Run 2026 diselenggarakan di Jakarta pada 15 Februari 2026, mewujudkan semangat kemandirian Bung Karno.
- Ajang ini memberikan 20 beasiswa bagi pelajar berprestasi dan penghargaan bagi 53 pelari tercepat 5K dan 10K.
- Acara menargetkan nol sampah melalui mesin penukar botol plastik, dengan 10.000 tiket telah terjual ludes.
Suara.com - Mengusung semangat kemandirian bangsa, gelaran lari bergengsi Soekarno Run Runniversary 2026 resmi dibuka.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga manifestasi semangat "Berdiri di Atas Kaki Sendiri" yang diwariskan oleh Proklamator RI, Bung Karno.
Acara tahun ini juga diperkuat dengan kampanye "Beri Aku Sepuluh Pemuda" yang melibatkan barisan mantan aktivis mahasiswa sebagai penggerak utama.
Ketua Komite Soekarno Run 2026, Syaeful Mujab, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan manifestasi dari semangat Bung Karno tentang kedaulatan dan kemandirian.
"Campaign-nya, itu kita membawa atau menampilkan profil 10 mantan pemimpin mahasiswa dan siswa, ada forum konsisten lain sebagainya, yang memotori Soekarno Run tahun ini," ujar Mujab dalam konferensi pers Soekarno Run 2026, di Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Inovasi Podium Pelajar dan Beasiswa
Ada yang berbeda dalam Soekarno Run tahun ini. Panitia secara khusus menghadirkan "Podium Pelajar" sebagai bentuk apresiasi bagi atlet pemula.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 20 beasiswa pendidikan senilai Rp 5,3 juta per siswa akan diberikan kepada pelari kategori pelajar yang berprestasi.
Selain itu, apresiasi juga diperluas bagi peserta umum. Jika biasanya podium hanya untuk juara 1, 2, dan 3, kali ini panitia akan memberikan penghargaan kepada 53 pelari tercepat untuk kategori 5K dan 10K.
Baca Juga: Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
"Ini adalah wujud komitmen untuk bisa memberikan dan mendukung pendidikan di Indonesia. Dan terakhir, kita juga selaras dengan semangat Merawat Pertiwi." tambah Mujab
Komitmen Lingkungan dan Teknologi
Selaras dengan semangat "Merawat Pertiwi", Soekarno Run 2026 menargetkan zero waste (nol sampah).
Panitia menyediakan reverse vending machine, di mana peserta dapat menukarkan botol plastik bekas dengan saldo uang digital. Langkah ini diharapkan mampu mendorong ekonomi sirkular selama acara berlangsung.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana 10.000 tiket yang disediakan ludes terjual hanya dalam waktu tiga hari.
Menariknya, pada saat flag-off nanti, para pelari akan merasakan pengalaman teknologi yang unik. Melalui kombinasi teknologi, sosok Bung Karno direncanakan akan "hadir" langsung untuk melepas para peserta di garis start.
Berita Terkait
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026 Malam Ini
-
Duel Emosional Mauricio Souza, Mampukah Persija Jakarta Benamkan Madura United ke Zona Merah?
-
Prediksi Persija Jakarta vs Madura United di BRI Super League, 23 Januari 2026
-
Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi