- Suara.com dan PLN menyelenggarakan workshop di Bandung (11/2/2026) fokus pada percepatan transisi energi dan ekosistem kendaraan listrik (EV).
- PLN memastikan kesiapan infrastruktur listrik dan menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjelang mudik Lebaran 2026.
- Diskusi mengupas fakta penting EV seperti keamanan baterai dan tingginya tren pengisian daya di rumah (home charging).
Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Arifin Arifin menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pengembangan EV.
“Kami harus mendukung 100 persen agar Jawa Barat menjadi provinsi yang ramah lingkungan,” tegasnya.
Mitos vs Fakta EV: Bahas Baterai hingga Biaya Operasional
Dalam sesi lanjutan diskusi ini, peserta workshop membahas tema Mitos vs Fakta EV (Technical View).
Dalam diskusi tersebut dibahas sejumlah hal mulai dari Keamanan baterai (IP Rating) saat banjir/hujan, perbandingan biaya bensin vs listrik (Rp/km) hingga home Charging sebagai gaya hidup utama (80% pengisian di rumah).
Dalam diksusi ini menghadirkan Ketua Bidang Regulasi APPKLI, Benhur Lumbantobing dan Permadi Mohamad Nurhikmah (Dinas ESDM Jabar).
Benhur memaparkan perkembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB/KLBB).
“Teknologi baterai makin efisien, waktu pengisian lebih cepat, dan harga semakin variatif,” ujarnya.
Berdasarkan data Gaikindo, saat ini terdapat, 330.000 unit KLBB di Indonesia dan 103.931 unit mobil listrik.
Baca Juga: Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
“Persentasenya memang masih kecil, tetapi pertumbuhannya tinggi,” katanya.
Benhur juga mengungkap tren Home Charging terus meningkat. Dari 2024 di angka 32.215 unit lalu di 2025 menjadi 70.250 unit.
“Rata-rata 8–10 tahun atau 160.000–300.000 km. Penurunan performa sekitar 3 persen setelah dua tahun, lalu stabil. Setelah delapan tahun performa 70–80 persen,” jelasnya terkait umur baterai.
Sementara salah satu pengguna mobil EV mengatakan bahwa EV lebih hemat sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan.
“Akselerasi responsif, ada regeneratif braking, smart ecosystem, dan silent cabin. Menggunakan EV bukan lagi eksperimen, tapi kebutuhan,” ujar Asep.
“Hemat biaya, bertenaga, dan saya ikut menjaga udara Parahyangan tetap bersih,” katanya.
Usai diskusi, peserta media diajak menjajal mobil listrik menuju SPKLU Suropati.
Di lokasi, peserta menyaksikan langsung proses pengisian daya.
Perwakilan PLN Bandung Utara menjelaskan teknis penggunaan aplikasi PLN Mobile dan Charge.IN untuk mengakses layanan SPKLU.
Menutup rangkaian acara, Social Media Team Suara.com, Ria Rizki, memberikan materi tentang, mengubah bahasa teknis menjadi bahasa publik, menentukan angle liputan humanis serta optimalisasi konten video pendek
Workshop ini diharapkan memperkuat pemahaman media terhadap isu transisi energi dan EV, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih akurat, mudah dipahami, dan relevan.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
-
PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi
-
Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025
-
Punya Garasi Cuma Lebar 2,5 Meter? Ini 5 Mobil Pendek yang Pintunya Masih Bisa Dibuka Lebar
-
Cara Kerja Wuling Darion PHEV yang Bisa Jalan Tanpa Bensin
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali