- Pemprov DKI Jakarta melalui Dishub menyelenggarakan program Mudik Gratis 2026 untuk penumpang dan motor, mulai pendaftaran 22 Februari 2026.
- Program ini mencakup 20 kota tujuan dari Sumatra hingga Jawa Timur, dengan pendaftaran berklaster sesuai wilayah tujuan.
- Keberangkatan bus dijadwalkan 17 Maret 2026 dari Monas, sementara penyerahan motor di Terminal Pulogadung paling lambat 15 Maret 2026.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan kembali menyelenggarakan program mudik gratis untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.
Program bertajuk "Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026" ini menyediakan kuota besar untuk keberangkatan bus penumpang serta truk pengangkut sepeda motor.
Pendaftaran resmi direncanakan mulai dibuka pada tanggal 22 Februari 2026 guna mengakomodasi animo tinggi para calon pemudik di ibu kota.
"Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 akan segera dibuka," tulis akun Instagram resmi @dishubdkijakarta dalam unggahan terbarunya, Jumat (13/2/2026).
Program tahun ini mencakup 20 lokasi kota atau kabupaten tujuan bus yang tersebar mulai dari wilayah Sumatra hingga Jawa Timur.
Selain mengangkut penumpang, pemerintah juga memfasilitasi pengiriman sepeda motor pemudik ke enam terminal tujuan agar mobilitas di kampung halaman tetap terjaga.
Warga yang berminat diimbau untuk memperhatikan pembagian waktu pendaftaran yang dilakukan menggunakan sistem klaster wilayah tujuan.
Klaster pertama yang meliputi tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen dan Cilacap akan membuka masa pendaftaran pada 22 sampai 24 Februari 2026.
Diikuti dengan pembukaan pendaftaran klaster kedua yang meliputi tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang dan Pekalongan pada 25 sampai 27 Februari 2026.
Baca Juga: Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
Hingga yang terakhir, pendaftaran klaster ketiga dengan tujuan Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang dan Sidoarjo pada 28 Februari hingga 3 Maret 2026.
Bagi warga yang ingin mendaftar, dokumen yang wajib disiapkan antara lain Kartu Keluarga, KTP DKI Jakarta, serta STNK bagi yang membawa kendaraan roda dua.
Setelah berhasil mendaftar secara daring di laman mudikgratis.jakarta.go.id, calon peserta diwajibkan melakukan verifikasi fisik dengan membawa fotokopi berkas ke lokasi yang telah ditentukan.
Proses verifikasi tersebut akan dilaksanakan di kantor Suku Dinas Perhubungan yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
Keberangkatan armada bus pengangkut penumpang dijadwalkan akan dilepas secara resmi dari Monumen Nasional pada Selasa, 17 Maret 2026.
Sementara itu, penyerahan sepeda motor untuk diangkut truk dilakukan paling lambat pada 15 Maret 2026 di Terminal Pulogadung.
Dinas Perhubungan juga telah mengatur jadwal arus balik dari daerah asal menuju Jakarta yang akan diberangkatkan pada 25 dan 26 Maret 2026.
Masyarakat diharapkan segera mempersiapkan data diri dengan saksama karena pendaftaran akan otomatis ditutup jika kuota yang disediakan telah terpenuhi.
Berita Terkait
-
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
-
Cara Daftar Mudik Gratis KAI 2026: Lengkap dengan Jadwal Keberangkatan dan Rute
-
BUMN Gelar Mudik Gratis 2026, Targetkan 100 Ribu Peserta
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 661 Bus untuk Mudik Gratis 2026
-
Mudik Gratis BUMN Kembali Digelar, Begini Cara Daftarnya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis