- Riza Patria soroti perjalanan politik Prabowo dan pesannya untuk para pengusaha.
- Presiden Prabowo ajak konglomerat simpan dana domestik dan buka lapangan kerja.
- Pengusaha diminta berkontribusi pada ekonomi nasional melalui investasi produktif dalam negeri.
Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyoroti perjalanan panjang politik Presiden Prabowo Subianto yang telah empat kali mengikuti kontestasi pemilihan presiden sebelum akhirnya dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Prabowo tercatat pertama kali maju dalam Pilpres 2009 sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri. Ia kemudian kembali bertarung sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 dan 2019, hingga akhirnya meraih kemenangan pada Pilpres 2024.
“Empat kali bertarung, Alhamdulillah akhirnya takdir Allah mengantarkan Bapak Haji Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8,” ujar Riza dalam acara pelantikan pengurus Barisan Delapan Center di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Riza menilai terpilihnya Prabowo saat ini sangat tepat di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin yang cerdas dan berdaulat untuk menghadapi tantangan geostrategi serta memperkuat pemberantasan KKN.
“Allah tahu mengapa baru sekarang, karena kondisi geoekonomi dan geopolitik dunia sedang tidak menentu. Hadirlah pemimpin yang rendah hati, berdaulat, serta berkomitmen menegakkan keadilan dan memberantas korupsi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Riza juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo kepada kalangan pengusaha besar agar berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Presiden mengajak para konglomerat dan taipan untuk bersinergi membantu rakyat dengan membuka lapangan pekerjaan secara luas.
“Bapak Presiden mengajak para pengusaha besar untuk turut membantu rakyat dan bersama-sama membuka lapangan pekerjaan,” kata Riza.
Selain itu, ia menekankan pesan Presiden agar para pengusaha tidak menyimpan hasil usahanya di luar negeri, melainkan diputar kembali di dalam negeri untuk kegiatan yang produktif.
“Bapak Presiden mengingatkan agar semua hasil usaha disimpan di bank-bank Indonesia dan digunakan untuk membangun usaha produktif yang mampu menyerap tenaga kerja,” pungkasnya.
Baca Juga: Riza Patria Klaim Kunjungan Luar Negeri Prabowo Perkuat Posisi Global Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi