- Perayaan Imlek 2577 Kongzili berlangsung di Kelenteng Fuk Ling Miau, Yogyakarta, menampilkan atraksi barongsai dan doa bersama.
- Mahasiswa perantau bernama Kenji merayakan Imlek jauh dari Riau, berharap kelancaran studi dan rezeki pada Tahun Kuda Api.
- Kelenteng Fuk Ling Miau terbuka untuk umum, mengadakan bakti sosial, doa bersama, serta menyambut peningkatan jemaat saat perayaan.
Puncak perayaan digelar pada malam pergantian tahun dengan persembahyangan yang diikuti sekitar 100 hingga 200 jemaat.
Menurut Adi, kelenteng terbuka bagi masyarakat umum, baik untuk sekadar melihat kemeriahan maupun ikut beribadah secara pribadi.
“Terbuka, memang terbuka. Bahkan ini pun juga terbuka bagi siapa saja yang bisa menghadiri untuk mau melihat, ikut merayakan dan sebagainya karena kan ini bentuk dari wujud toleransi,” ujarnya.
Ia menyebut jumlah jemaat tetap di kawasan tersebut berkisar 40 hingga 50 orang dan sebagian besar sudah sepuh. Namun saat Imlek, jumlahnya meningkat drastis karena banyak pendatang dan perantau yang turut meramaikan hingga mencapai ratusan orang.
Selain persembahyangan Tahun Baru Imlek, panitia juga menggelar doa bersama, pertunjukan barongsai sebagai hiburan, serta kegiatan bakti sosial untuk warga sekitar.
“Ya momennya kan seperti itu toh, kan itu juga ta saudara kita,” tandasnya.
Di tengah gegap gempita barongsai dan harum dupa yang mengepul, Imlek di Kelenteng Fuk Ling Miau tak hanya menjadi perayaan pergantian tahun. Ia juga menjadi ruang temu bagi perantau, ruang toleransi bagi masyarakat luas, serta ruang harapan bagi mereka yang memulai lembaran baru di Tahun Kuda Api.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau