- KAI Daop 1 Jakarta catat 532 ribu tiket Lebaran 2026 ludes terjual.
- Tersisa 103 ribu kursi kereta api untuk periode mudik Maret 2026.
- Pemerintah berikan diskon tiket ekonomi tiga puluh persen untuk angkutan Lebaran.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi atau KAI Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 532 ribu tiket telah ludes terjual untuk periode Angkutan Lebaran 2026 hingga Rabu (25/2/2026). Ratusan ribu tiket tersebut dipesan oleh calon penumpang untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan masa angkutan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Meski angka pemesanan terus melonjak, pihak KAI menyebutkan bahwa peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket mudik masih terbuka. Hingga saat ini, masih tersedia sekitar 103 ribu kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk periode pra-Lebaran, yakni pada 11 hingga 20 Maret 2026.
"Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Jangan menunggu mendekati hari keberangkatan karena penjualan terus bergerak dinamis secara real-time," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulisnya.
Franoto menekankan bahwa ketersediaan kursi sangat bergantung pada waktu pemesanan. Sebagai gambaran, untuk keberangkatan tanggal 11 Maret masih tersedia lebih dari 30 ribu kursi, namun untuk tanggal 18 Maret hanya tersisa sekitar 700 kursi.
Demi mengakomodasi antusiasme pemudik, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 86 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Rangkaian tersebut terdiri dari 68 KA Reguler, 12 KA Tambahan dari Stasiun Gambir, serta 6 KA Tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Adapun kota tujuan favorit pemudik tahun ini meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember, hingga Purwokerto.
Selain informasi tiket, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi berupa diskon 30 persen untuk perjalanan KA Ekonomi Komersial. Potongan harga khusus ini berlaku untuk keberangkatan periode 14 hingga 29 Maret 2026 dengan kuota mencapai 329 ribu kursi di wilayah Daop 1 Jakarta.
Masyarakat diimbau untuk melakukan pemesanan tiket secara resmi melalui aplikasi Access by KAI atau kanal penjualan legal lainnya guna menghindari praktik percaloan. Langkah ini ditempuh KAI guna memastikan seluruh pelanggan mendapatkan pengalaman mudik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu sampai ke kampung halaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump