- Polda Metro Jaya tangkap pengedar dua ribu butir ekstasi di Jakarta Timur.
- RF ditangkap di depan PGC saat hendak mengedarkan ribuan pil ekstasi.
- Polisi gagalkan peredaran dua ribu butir ekstasi milik seorang pelajar di Kramat Jati.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah Jakarta Timur. Seorang pria berinisial RF (24) ditangkap petugas saat diduga hendak mengedarkan ribuan butir pil haram tersebut.
Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto, menjelaskan bahwa RF diringkus di depan Mal PGC, Jalan Mayjen Sutoyo, Kramat Jati, pada Selasa (3/3/2026) siang.
"Dalam penangkapan tersebut, kami menyita barang bukti berupa 2.000 butir pil ekstasi," ujar Ari kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan pemantauan intensif di titik yang dicurigai sebagai lokasi transaksi.
Saat melakukan pengawasan, polisi melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang identik dengan informasi awal. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan. Dalam penggeledahan, polisi menemukan delapan plastik klip besar berisi total 2.000 butir ekstasi. Selain itu, petugas menyita satu unit ponsel merek Vivo Y19S yang diduga digunakan untuk sarana transaksi.
Berdasarkan pemeriksaan awal, RF yang diketahui berstatus sebagai pelajar mengakui bahwa ribuan pil ekstasi tersebut adalah miliknya. Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah tersangka di wilayah Depok, namun tidak menemukan barang bukti tambahan lainnya.
Ari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba guna menyelamatkan generasi muda.
Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Penyidik masih melakukan pendalaman intensif guna mengungkap jaringan peredaran yang lebih luas di balik kasus ini.
Baca Juga: Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan