- Polda Metro Jaya menyelidiki laporan KPK mengenai dugaan pemalsuan dokumen oleh saksi Linda Susanti.
- Laporan dari KPK diterima Polda Metro Jaya pada bulan Februari 2026, kini dalam tahap penyelidikan.
- Sebelumnya, Linda Susanti melaporkan oknum penyidik KPK terkait dugaan penggelapan aset Rp700 miliar.
Suara.com - Polda Metro Jaya menerima laporan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Linda Susanti, saksi dalam perkara dugaan korupsi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan. Laporan tersebut kini dalam tahap penyelidikan terkait dugaan pemalsuan dokumen.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut laporan tersebut diterima pada Februari 2026.
"Di Februari 2026 kemarin terkait pemalsuan dokumen," kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Kekinian, kata Budi, penyelidik tengah mempersiapkan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi serta melakukan analisis terhadap barang bukti yang diserahkan.
"Akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi dan analisa barang bukti. Sudah berjalan saat ini masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Sebelumnya, Linda Susanti melalui kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, melaporkan oknum penyidik KPK ke Badan Reserse Kriminal Polri dan Kejaksaan Agung atas dugaan penggelapan aset.
Laporan itu berkaitan dengan penyitaan aset milik Linda yang tersimpan di safe deposit box bank swasta pada 11 Juli 2025 dalam perkara dugaan suap Hasbi Hasan.
"Aset itu berjumlah sekitar lebih kurang Rp700 miliar," ujar Deolipa kepada wartawan pada Selasa (25/11/2025).
Baca Juga: Perkara Suap Dilimpahkan ke Jaksa, Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan Segera Disidang
Berita Terkait
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
KPK Sita Kendaraan dan Barang Bukti Elektronik di OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Bawa 11 Orang Termasuk Sekda ke Jakarta!
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Profil dan Biodata Ashraff Abu, Anggota DPR RI Suami Fadia Arafiq
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW