News / Nasional
Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:30 WIB
Boni Hargens di ILC (YouTube/Indonesia Lawyers Club)
Baca 10 detik
  • Analis Politik Boni Hargens mendukung pernyataan Dasco bahwa Presiden Prabowo hanya butuh persatuan nasional dari seluruh elemen bangsa.
  • Persatuan diperlukan karena Indonesia menghadapi tekanan geopolitik global seperti konflik Timur Tengah dan Rusia-Ukraina.
  • Dukungan masyarakat sipil sangat penting untuk mewujudkan program prioritas seperti ketahanan pangan dan infrastruktur.

Dasco, kata dia, memberikan respons yang jernih terhadap tantangan nyata yang dihadapi bangsa Indonesia, yakni fragmentasi sosial yang semakin dalam di ruang publik digital, tekanan geopolitik global yang tak kunjung mereda, dan kebutuhan mendesak untuk memastikan program-program kesejahteraan rakyat dapat terwujud dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Dukungan Boni Hargens sebagai analis politik senior memperkuat keyakinan bahwa persatuan nasional bukan sekadar slogan, melainkan strategi kebangsaan yang paling rasional dan paling efektif untuk dijalankan pada momen ini.

"Dengan persatuan, kritik menjadi produktif, ide menjadi terarah, dan sumbangsih menjadi bermakna. Tanpa persatuan, semuanya hanya akan menjadi kebisingan yang menguras energi bangsa tanpa menghasilkan perubahan yang nyata. Menjaga harmoni bukan berarti menyeragamkan pendapat, melainkan menyatukan tekad untuk mencapai tujuan yang sama, Indonesia yang adil dan makmur. Untuk itu, dalam menyampaikan kritik diperlukan data, disertai empati, dan tawaran solusi, bukan dengan caci maki yang hanya melukai dan memecah belah sesama anak bangsa," imbuh Boni.

Karena itu, kata Boni, ajakan Dasco agar masyarakat sipil untuk memberikan kontribusi konkret sesuai kapasitas masing-masing, bukan sekadar wacana, sebagai wujud tanggung jawab warga negara yang sejati kepada bangsa dan negara.

Dengan persatuan nasional yang kokoh, kata dia, program kesejahteraan Presiden Prabowo dapat terwujud dan seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan buahnya secara adil dan merata.

"Persatuan nasional adalah investasi terbaik yang dapat diberikan masyarakat sipil kepada bangsa. Mari bersatu, bukan untuk satu golongan, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia," pungkas Boni Hargens.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Presiden Prabowo Subianto hanya membutuhkan persatuan nasional untuk mewujudkan program-program prioritas yang mendatang kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Dasco mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat sipil untuk bersatu dan kompak mendukung pemerintahan Prabowo Subianto merealisasikan janji kesejahteraan untuk rakyat.

"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," ujar Dasco dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Sentil Budaya 'Omon-omon', Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco menilai situasi saat ini, masyarakat sipil tidak kompak dan saling mencaci maki satu sama lain terutama di media sosial. Menurut Dasco, situasi tersebut tidak sehat lagi bagi bangsa Indonesia termasuk langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan dan merealisasikan programnya.

"Pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling kemudian mencaci, satu sama lain kemudian mempertanyakan kebijakan pimpinan pemerintahan yang tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat," tandas dia.

Dasco menegaskan, Prabowo Subianto membutuh satu dari masyarakat sipil, yakni persatuan nasional. Menurut Dasco, semangat persatuan nasional bukan meniadakan kritik, tetapi membuka bagi kritik-kritik yang konstruktif dan tidak mendiskreditkan satu sama lain.

"Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu, persatuan nasional, baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide, maupun kemudian sumbangsih yang nyata," tutur dia.

Karena itu, Dasco mengajak masyarakat sipil memperkuat persatuan nasional untuk memberikan ruang bagi pemerintahan Prabowo Subianto mewujudkan program-program kesejahteraan rakyat.

"Berapa lama Prabowo diberikan waktu untuk kemudian mewujudkan janji-janjinya, kan kira-kira begitu. Saya justru akan bertanya kepada kawan-kawan sekalian, berapa lama kawan-kawan masyarakat sipil memberikan persatuan nasional kepada Prabowo agar dia punya waktu untuk bisa mewujudkan janji-janjinya buat kesejahteraan rakyat," pungkas Dasco.

Load More