-
Mojtaba Khamenei dilaporkan terluka di kaki akibat serangan udara militer Amerika Serikat-Israel.
-
Penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi Iran didorong kuat oleh pengaruh besar kelompok IRGC.
-
Menteri Pertahanan Israel menegaskan Mojtaba Khamenei adalah target utama eliminasi dalam konflik ini.
Suara.com - Laporan mengejutkan datang dari New York Times mengenai kondisi kesehatan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei.
Mojtaba Khamenei dikabarkan mengalami luka serius pada bagian kakinya akibat serangan udara baru-baru ini.
Insiden tersebut terjadi tepat pada hari pertama operasi militer skala besar Amerika Serikat dan Israel.
Kabar ini mengacu pada keterangan resmi dari sejumlah pejabat tinggi Israel maupun pihak internal Iran.
Sosok berusia 56 tahun tersebut baru saja didaulat menggantikan posisi mendiang ayahnya, Ali Khamenei.
Mendiang Ali Khamenei dilaporkan tewas pada hari pertama pecahnya perang yang mengguncang kawasan tersebut.
Penunjukan Mojtaba sebagai suksesor dilakukan secara resmi pada hari Minggu yang penuh ketegangan politik.
Namun, absennya sang pemimpin dari pandangan publik menimbulkan tanda tanya besar bagi warga dunia.
Luka pada kaki disinyalir menjadi alasan utama mengapa ia belum muncul dalam video apa pun.
Baca Juga: Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
Hingga Rabu pagi, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan secara langsung oleh pemimpin baru ini.
Ada kekhawatiran besar bahwa ia akan kembali menjadi sasaran jika melakukan komunikasi publik.
Absennya Mojtaba selama lebih dari 48 jam memperkuat dugaan adanya kendala fisik yang signifikan.
Beberapa media pemerintah bahkan mulai menyematkan gelar "janbaz" atau orang yang terluka oleh musuh.
Meskipun informasi cederanya meluas, kemampuan fungsionalnya dalam menjalankan pemerintahan Iran masih dipertanyakan oleh banyak pihak.
Publik masih menunggu apakah kondisi fisiknya memungkinkan dirinya untuk memegang kendali penuh atas negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda