-
Mojtaba Khamenei dilaporkan terluka di kaki akibat serangan udara militer Amerika Serikat-Israel.
-
Penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi Iran didorong kuat oleh pengaruh besar kelompok IRGC.
-
Menteri Pertahanan Israel menegaskan Mojtaba Khamenei adalah target utama eliminasi dalam konflik ini.
Yousef Pezeshkian, putra Presiden Iran, memberikan tanggapan terkait isu miring yang menimpa sang pemimpin.
Melalui saluran Telegram pribadinya, ia mencoba meredam spekulasi mengenai kondisi kritis yang beredar luas.
Meski tidak membantah adanya cedera, ia menegaskan bahwa kondisi Mojtaba saat ini dalam keadaan baik.
“Saya mendengar kabar bahwa Tuan Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberi tahu saya bahwa, alhamdulillah, dia aman dan sehat,” kata Yousef Pezeshkian, dikutip dari Times Of Israel.
Pernyataan tersebut diharapkan mampu menenangkan stabilitas politik domestik Iran yang sedang memanas akibat peperangan.
Selama puluhan tahun, Mojtaba dikenal sebagai operator di balik layar yang mengelola kantor ayahnya.
Banyak warga Iran yang menganggapnya sebagai sosok misterius karena jarang sekali tampil secara terbuka.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan menjadi kekuatan utama yang memaksakan pencalonan Mojtaba Khamenei.
Kelompok militer ini menilai Mojtaba lebih mudah diarahkan dibandingkan ayahnya untuk mendukung kebijakan garis keras.
Baca Juga: Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
Langkah IRGC ini sekaligus menyingkirkan keberatan dari kelompok pragmatis yang menginginkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda.
Kekuasaan IRGC semakin menguat sejak perang dimulai, melampaui pengaruh tokoh-tokoh politik dan ulama senior.
Meskipun sempat ada penolakan yang menunda pengumuman suksesi, IRGC berhasil memenangkan perdebatan internal tersebut.
Di sisi lain, Israel telah mengeluarkan ancaman mematikan bagi siapa pun yang menduduki takhta tertinggi.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa pemimpin baru Iran tetap menjadi target operasi militer.
Ancaman ini bukan sekadar gertakan mengingat serangan yang sudah melukai kaki Mojtaba pada hari pertama.
Pihak Israel memandang kepemimpinan baru Iran sebagai kelanjutan dari ancaman terhadap kebebasan dunia internasional.
Israel Katz menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada tempat bersembunyi bagi mereka yang memusuhi negaranya.
“Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim teror Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas serta negara-negara di kawasan tersebut, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target eliminasi yang tidak ambigu,” kata Katz.
Pernyataan ini menegaskan bahwa pengejaran terhadap pemimpin Iran akan dilakukan secara agresif dan berkelanjutan.
“Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi,” katanya dalam sebuah pernyataan resmi.
Kini mata dunia tertuju pada bagaimana Mojtaba Khamenei akan menjalankan roda pemerintahan dari persembunyiannya.
Apakah luka fisik yang dideritanya akan menghambat koordinasi militer Iran di tengah agresi besar-besaran?
Tekanan internasional dan ancaman eliminasi fisik menjadi tantangan berat bagi suksesi yang dipaksakan oleh IRGC.
Nasib Iran kini berada di tangan pemimpin yang terluka dan terus diburu oleh intelijen lawan.
Dinamika ini diperkirakan akan mengubah peta konflik di Timur Tengah dalam beberapa waktu ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim