- Rekonstruksi rigid jalan nasional Weleri-Kendal-Semarang telah rampung untuk menyambut arus mudik Lebaran.
- Pengerjaan beton sepanjang total 1,6 kilometer fokus pada titik rusak akibat beban truk berat di Pantura.
- Tim menyiapkan 500 sak tambal darurat serta personel DRU siaga penuh mengantisipasi kerusakan mendadak.
Suara.com - Ruas jalan nasional Weleri-Kendal-Semarang terus bersolek demi menyambut gelombang pemudik pada momentum Lebaran yang tinggal menghitung hari.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Jawa Tengah, Awang Nofika, mengungkapkan pihaknya telah merampungkan rekonstruksi rigid di beberapa titik krusial.
Pengerjaan beton sepanjang dua kilometer tersebut difokuskan pada area yang kerap mengalami kerusakan parah akibat beban kendaraan yang sangat berat.
"Kami menangani rigid ini di lokasi di Simpang Timur Lingkar Weleri, batas Kota Kendal, dengan panjang 1,315 kilometer, dilanjutkan lagi di Jalan Lingkar Bodri. Jadi, total ada 1,6 kilometer kami di sini untuk melakukan rigid. Alhamdulillah, kami sudah selesai pengerjaan di sini," ujar Awang di kawasan Cepiring, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).
Langkah peninggian jalan dan penggunaan konstruksi beton cor ini dipilih sebagai solusi permanen atas permasalahan tonase truk yang melintasi jalur Pantura.
"Memang jalurnya Pantura luar biasa ya, truk-truk yang luar biasa di sini. Dan juga ada beberapa genangan. Jadinya, kami untuk menata semua di sini adalah rekonstruksi rigid," jelas Awang lagi.
Selain area lingkar, perbaikan infrastruktur jalan juga telah menjangkau kawasan Raya Timur Kendal sepanjang 400 meter demi memastikan kenyamanan berkendara.
"Kami sudah melaksanakan, dan pekerjaan sudah selesai semua. Jadi, sudah tidak ada pelaksanaan pekerjaan," tambah Awang.
Tim PPK 1.3 juga menyiapkan strategi khusus berupa penyediaan material tambal jalan darurat untuk mengantisipasi munculnya kerusakan mendadak.
Baca Juga: Target Zero Potholes, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Dibenahi Sebelum Arus Mudik Lebaran
"Untuk 'Tambal Cepat Mantap', sekitar 500 sak kami siap sedia untuk antisipasi jalur mudik Lebaran nantinya," tutur Awang.
Pengelola jalan turut menyiagakan alat berat dan personel yang tergabung dalam Disaster Relief Unit (DRU) selama 24 jam penuh di posko strategis.
Kesigapan ini mencakup pengerahan tim padat karya yang siap bergerak cepat apabila terjadi kendala teknis di lapangan saat arus lalu lintas mulai memadat.
"Dalam arti kalau memang ada suatu hal yang crowded," pungkas Awang.
Kini, ruas utama di Jawa Tengah tersebut diklaim telah mencapai status zero lubang sehingga siap menjadi urat nadi utama bagi para perantau yang akan pulang ke kampung halaman.
Berita Terkait
-
Target Zero Potholes, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Dibenahi Sebelum Arus Mudik Lebaran
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
Lima Laga Tak Kebobolan, Ini Cara Joice Sorongan Ubah Mindset Kiper Kendal Tornado FC
-
Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Yulfikar Mansyur dari Persis Solo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam