- BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat menargetkan jalan nasional bebas lubang menjelang mudik Lebaran 2026 demi keselamatan pemudik.
- Sebanyak 7.400 titik lubang teridentifikasi, dengan 3.000 di Pantura, dan 131 masih dalam penanganan per Rabu (11/3/2026).
- Perbaikan dilakukan cepat menggunakan TCM, dengan komitmen menutup laporan kerusakan maksimal dalam waktu 1x24 jam.
Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat menargetkan kondisi jalan nasional bebas lubang menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat, Rina Kumala Sari, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi sejak awal demi mewujudkan komitmen nol lubang di jalur utama.
Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan para pemudik yang diprediksi akan mulai memadati jalur darat dalam waktu dekat.
"Kami sudah mempersiapkan bahan tutup lubang itu TCM, Tambal Cepat Mantap. Itu masing-masing PPK menyiapkan bahan tersebut. Jadi kami di sini kan punya penilik jalan, masing-masing PPK itu punya penilik jalan yang akan selalu memonitor ruas jalannya. Jadi kalau ada lubang itu akan disampaikan ke tim PPK, dan tim PPK akan segera turun ke lapangan untuk segera menutup lubang tersebut," ujar Rina di posko pelayanan bagi pemudik di kawasan Lemahwungkuk, Cirebon, Jawa Barat yang merupakan bagian dari jalur Pantai Utara (Pantura), Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan data identifikasi, tercatat ada sekitar 7.400 titik lubang yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.
Dari jumlah tersebut, separuh di antaranya atau sekitar 3.000 lubang terkonsentrasi di jalur Pantura akibat beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem.
Wilayah Karawang hingga Cikampek menjadi titik yang paling krusial karena memiliki jumlah kerusakan jalan paling banyak dibandingkan ruas lainnya.
Rina pun memaparkan detail perkembangan perbaikan yang telah dilakukan oleh jajarannya hingga saat ini.
"Alhamdulillah, sekarang tinggal 131 lubang yang saat ini masih kami tangani. Mudah-mudahan hari ini atau besok, lubangnya sudah tertutup," kata Rina.
Baca Juga: H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat juga telah menetapkan tenggat waktu agar seluruh lubang lama sudah tertutup rapat pada pertengahan Maret ini.
Selain mengandalkan petugas penilik jalan, masyarakat juga diajak berkolaborasi melaporkan kerusakan melalui aplikasi "Jalan Kita" atau kanal media sosial resmi.
Petugas di lapangan berkomitmen untuk bergerak cepat melakukan verifikasi dan perbaikan segera setelah menerima laporan dari warga.
"1 x 24 jam ya, lubang harus tertutup," tegas Rina.
Berita Terkait
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Lima Laga Tak Kebobolan, Ini Cara Joice Sorongan Ubah Mindset Kiper Kendal Tornado FC
-
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
-
Dinas Bina Marga DKI Bersihkan Koridor 13 Transjakarta dan Perbaiki Jalan Berlubang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki