- Menteri Sosial Gus Ipul merencanakan pengalihan pengelolaan 200 TMP dari Kemensos ke Kemhan atas arahan Presiden Prabowo.
- Pengelolaan TMP dianggap bukan tupoksi Kemensos; Kemhan dinilai lebih mampu karena sumber daya yang lebih besar.
- Proses transisi pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan ditargetkan efektif mulai berlaku pada tanggal 1 April mendatang.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap alasan di balik rencana pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) dari Kementerian Sosial ke Kementerian Pertahanan.
Selain karena arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Gus Ipul mengatakan kalau pengelolaan TMP sebenarnya juga memang bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kementeriannya. Ia menilai pengelolaan TMP akan lebih optimal jika berada di bawah Kementerian Pertahanan yang dinilai memiliki sumber daya lebih besar.
“Memang menurut saya Kementerian Pertahanan lebih tepat untuk mengelola Taman Makam Pahlawan Nasional maupun juga Taman Makam Nasional yang berada di berbagai daerah. Itu juga bukan tupoksinya Kementerian Sosial sebenarnya,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Ia menyebutkan ada lebih dari 200 taman makam nasional yang diberbagai daerah yang dikelola oleh Kementerian Sosial, termasuk Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan.
Gus Ipul mengakui selama ini Kemensos menghadapi keterbatasan dalam mengelola taman makam pahlawan secara maksimal karena tidak punya sumber daya yang cukup.
Menurutnya, pengelolaan TMP tidak sekadar merawat makam para pahlawan, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan bagi masyarakat.
“Dan tentu di bawah Kementerian Pertahanan, sumber dayanya lebih besar yang bisa ikut mengelola dan sekaligus memberikan suatu pemahaman terhadap nilai-nilai perjuangan kepada masyarakat luas, khususnya kepada adik-adik pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banyak TMP memiliki potensi sebagai ruang edukasi sejarah dan nilai kepahlawanan.
Karena itu, ia menilai Kemensos tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk mengelola TMP secara utuh.
Baca Juga: 11 Maret Ulang Tahunnya Suara.com, Mensos Gus Ipul: Terus Berikan Informasi yang Mencerahkan
“Kementerian Sosial sebenarnya tidak punya kapasitas yang mencukupi untuk bisa mengelola Taman Makam Pahlawan itu dengan baik, dengan utuh, dengan dukungan yang cukup,” ujarnya.
Gus Ipul mengatakan proses pengalihan pengelolaan TMP saat ini masih dalam tahap transisi. Pemerintah menargetkan perpindahan pengelolaan tersebut mulai efektif pada awal April mendatang.
“Kami rencanakan efektif nanti per 1 April. Ini masih masa transisi, tapi tetap Kementerian Sosial ikut membantu selama transisi itu dengan sumber daya yang sudah kita miliki sebelumnya,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
-
Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?