Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima audiensi Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di kedua daerah.
Hadir mendampingi Gus Ipul, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Kepala Biro Umum Salahudin Yahya, serta jajaran Staf Khusus Menteri. Dari Kabupaten Sigi hadir Sekretaris Daerah Nuim Hayat, Kepala Dinas Sosial Ariyanto, beserta jajaran. Sementara dari Kabupaten Lombok Tengah turut hadir Sekretaris Daerah Lalu Firman Wijaya, Kepala Dinas Sosial Masnun, beserta jajaran.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Sigi menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang tengah diproses dari sekolah rintisan yaitu SRMP 22 Sigi. Sementara Lombok Tengah menyampaikan kesiapan untuk segera masuk tahap pembangunan permanen, meski sebelumnya belum memiliki sekolah rintisan.
Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memang tidak dirancang sebagai sekolah biasa. Menurutnya, nilai strategis program ini justru terletak pada upaya mengangkat seluruh keluarga penerima manfaat, bukan hanya menyekolahkan anak.
“Ini bukan sekolah biasa. Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan, orang tuanya didorong masuk Kopdes Merah Putih, orang tuanya rumahnya dibangun supaya layak huni. Itu semua bansos lengkap,” ujar Gus Ipul.
Ia menambahkan, target Sekolah Rakyat bukan hanya meluluskan siswa, melainkan memastikan keluarganya juga keluar dari kemiskinan.
“Kita tidak boleh cuma ngurus anaknya. Ini bedanya Sekolah Rakyat. Keluarganya juga harus naik. Jadi kalau lulus, tidak boleh miskin lagi,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat didesain terukur. Setiap tahun harus ada keluarga penerima manfaat yang benar-benar mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
“Setiap tahun harus ada keluarga yang check out. Memang harus benar-benar jadi keluarga mandiri,” tegasnya.
Baca Juga: Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
Dalam pembahasan teknis, Pemkab Sigi menyampaikan bahwa pembangunan sekolah permanen sedang dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Sementara itu, perwakilan Lombok Tengah menyampaikan perkembangan administratif dan teknis terkait lahan. Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico menjelaskan bahwa secara administratif Lombok Tengah telah masuk dalam tahap yang bisa segera dieksekusi, dengan beberapa catatan teknis yang perlu dirampungkan di daerah.
Gus Ipul meminta Lombok Tengah untuk bergerak cepat, termasuk mulai menyiapkan kebutuhan dasar apabila nanti harus memulai tahapan rintisan.
“Kalau rintisan, ya mulai sekarang harus proses dimulai. Harus ada rekrutmen kepala sekolah, guru. Harus ada tempat tidur, ada toilet, ada kelas, ada perpustakaan, ada dapurnya,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengingatkan bahwa program ini membutuhkan komando yang kuat dari kepala daerah, karena banyak detail teknis yang harus dipastikan sejak awal, mulai dari status lahan, amdal, jaringan listrik, air, hingga kesiapan dokumen pendukung lainnya.
Melalui audiensi ini, Kemensos dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi agar pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah dapat segera berjalan. ***
Berita Terkait
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
11 Maret Ulang Tahunnya Suara.com, Mensos Gus Ipul: Terus Berikan Informasi yang Mencerahkan
-
Kemensos dan PT Pos Targetkan Penyaluran Bansos Bencana Sumatra Tuntas Sebelum Lebaran
-
Warga Bisa Cek dan Perbaiki Data Bantuan Sosial Sendiri? Ini Cara Ampuh Lewat Aplikasi Cek Bansos!
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta