- Video pelemparan petasan ke toko di Pasar Rebo, Jakarta Timur, memicu Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan.
- Polisi menemukan 150 butir Trihexyphenidyl dan 250 butir Tramadol dari tiga kios yang diduga menjual obat keras.
- Kios yang disidak polisi sudah tutup sejak Sabtu, 7 Maret 2026, setelah video pelemparan petasan beredar luas.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi pelemparan petasan ke sebuah toko yang diduga menjual obat keras jenis Tramadol di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial. Video tersebut memicu perhatian aparat kepolisian yang langsung turun tangan melakukan pengecekan.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen, terlihat perekam membawa petasan yang sudah menyala lalu melemparkannya ke arah toko yang diduga menjual Tramadol. Aksi serupa juga dilakukan ke beberapa kios lain di lokasi tersebut.
Di salah satu toko, seorang pria yang diduga penjaga kios terlihat bereaksi dengan mengambil benda yang diduga sebagai senjata tajam.
Menanggapi beredarnya video tersebut, jajaran Polres Metro Jakarta Timur langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran dugaan penjualan obat keras di kios-kios tersebut.
"Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung dugaan penjualan obat keras jenis Tramadol yang berkedok kios pulsa dan kosmetik di tiga lokasi kios yang berada di wilayah Kelurahan Pekayon dan Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Dari hasil penelusuran sementara, pemilik kontrakan menyebut kios tersebut disewakan kepada seseorang yang diduga telah menjalankan usaha di tempat itu selama sekitar enam bulan.
"Saat dilakukan sidak, kios yang diduga menjual obat keras tersebut telah tutup selama dua hari, tepatnya sejak Sabtu, 7 Maret 2026, setelah beredar video viral di media sosial terkait penyerangan petasan oleh orang tak dikenal ke arah kios tersebut," ungkapnya.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dalam kios dengan disaksikan ketua RT setempat serta pemilik bangunan. Hasilnya, ditemukan sejumlah obat-obatan, di antaranya 15 papan atau 150 butir obat jenis Trihexyphenidyl, serta 250 butir obat kuning yang diduga Tramadol.
"Saat ini barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Alfian.
Baca Juga: Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi
Berita Terkait
-
Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi
-
Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR, Dua Orang Luka
-
Tertinggal 6 Poin dari Persib, Orang Dalam Ungkap Jurus Jitu Persija Juara Musim Ini
-
Aturan Ganjil Genap Ditiadakan Selama Libur Lebaran dan Nyepi, Ini Tanggalnya
-
Jadi Klub Terbanyak Sumbang Pemain di Timnas Indonesia, Bos Persija Ogah Sombong
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru