- Tol fungsional Prambanan-Purwomartani dibuka 16 Maret 2026; tercatat 2.808 kendaraan melintas hari pertama.
- PT JMJ memprediksi puncak arus mudik terjadi 18 Maret dan puncak balik 24 Maret 2026.
- Jalur sepanjang 12,25 km ini gratis, beroperasi 06.00-18.00 WIB, hanya untuk golongan I keluar DIY.
Suara.com - Ribuan kendaraan telah melintas melalui Tol Yogyakarta-Solo ruas Prambanan-Purwomartani yang dibuka secara fungsional per Senin (16/3/2026).
Angka itu didapat dari penghitungan Back Office Smart Province DIY pada pukul 06.00 sampai dengan 15.00 WIB sore tadi. Berdasarkan data itu, tercatat ada 2.808 unit yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Purwomartani.
Tercatat jumlah tertinggi kendaraan yang melintas pada periode pukul 14.00-15.00 WIB dengan kendaraan mencapai 566 unit.
Petugas pos pantau GT Purwomartani, Iptu Nicolas Kus Indra Nugroho mengungkap bahwa dari pantauan di lokasi, ruas fungsional masih terbilang lengang.
"Masih cukup sepi, per 30 menit sekitar 20 sampai 25 kendaraan. Jadi tidak begitu ramai untuk yang keluar Jogja," kata Nico ditemui, Senin sore.
Disampaikan Nico, kendaraan yang melintas pun didominasi masih berasal dari DIY maupun wilayah Solo Raya.
"Platnya baru AB dan AD mungkin baru antarkota saja," ucapnya.
Sementara itu, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) memprediksi puncak arus mudik yang melewati jalur fungsional Tol Jogja-Solo, khususnya di ruas Purwomartani-Prambanan baru akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026.
Direktur Utama PT JMJ, Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa kepadatan tertinggi pada masa mudik diperkirakan mencapai 17.000 kendaraan dalam satu hari.
Baca Juga: Drama Tas Berisi Rp23 Juta Tertinggal di Rest Area KM 116 A Tol Bakter, Pemilik Sempat Panik
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi jatuh pada 24 Maret 2026 dengan volume yang lebih tinggi, yakni sekitar 24.000 kendaraan.
"Kami prediksikan puncaknya nanti di tanggal 18 Maret. Kemudian nanti arus balik kami prediksi di tanggal 24 Maret," ujar Rudy.
Disampaikan Rudy, saat ini baru sebanyak tiga gardu yang dioperasikan. Didukung dengan enam unit Mobile Reader (MR) untuk mempercepat transaksi jika terjadi antrean panjang.
Meski jalur fungsional ini masih belum dikenakan tarif atau gratis, Rudy mengingatkan pengguna jalan untuk tetap menyiapkan kartu uang elektronik. Hal ini dikarenakan sistem transaksi yang digunakan adalah sistem tertutup yang terintegrasi dengan klaster 3 Trans Jawa.
"Pengguna jalan tetap harus melakukan tapping karena ini menyangkut sistem transaksi tertutup kita untuk memastikan integrasi dengan segmen lain yang memang sudah bertarif," tandasnya.
Adapun ruas tol fungsional Purwomartani-Prambanan yang berjarak 12,25 kilometer ini akan dibuka selama 14 hari ke depan. Terhitung mulai 16 Maret hari ini hingga 29 Maret 2026.
Tag
Berita Terkait
-
Drama Tas Berisi Rp23 Juta Tertinggal di Rest Area KM 116 A Tol Bakter, Pemilik Sempat Panik
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Puluhan Ribu Kendaraan Padati Jalur Nagreg Jelang Mudik Lebaran
-
Penampakan Stasiun Pasar Senen Dipenuhi Ribuan Pemudik, Lebih 23 Ribu Penumpang Berangkat Hari Ini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan