- BPJS Ketenagakerjaan Ternate dan DMI Maluku Utara menandatangani PKS untuk lindungi pengurus masjid.
- Kerja sama ini bertujuan memberikan JKK dan JKM bagi pengurus, marbot, serta pekerja masjid setempat.
- PKS ini implementasi tindak lanjut MoU pusat untuk perluasan cakupan jaminan sosial di sektor keagamaan.
Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ternate menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Maluku Utara melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis kartu serta sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pengurus masjid di wilayah Maluku Utara.
Kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua pihak untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pengurus masjid, marbot, serta pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan dan aktivitas masjid.
Melalui program ini, diharapkan semakin banyak pengurus dan pekerja di lingkungan masjid yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Ternate, Alit Mahendra, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas perlindungan jaminan sosial kepada pekerja di sektor keagamaan yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Dewan Masjid Indonesia Provinsi Maluku Utara yang turut mendorong perlindungan jaminan sosial bagi para pengurus dan pekerja masjid," ujar Alit Mahendra.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap para marbot, pengurus, dan pihak yang mengabdikan diri di masjid dapat bekerja dengan lebih tenang karena telah mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial kepada berbagai lapisan pekerja, termasuk komunitas keagamaan yang berkontribusi besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
Ketua Pimpinan Wilayah DMI Provinsi Maluku Utara, Muchsin Saleh Abubakar, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah nyata untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi para pengurus serta pekerja masjid yang selama ini melayani umat.
Baca Juga: Optimalkan Perlindungan Bagi Pekerja, Kolaborasi Duo BPJS Makin Solid
Ia menjelaskan bahwa penandatanganan PKS di tingkat wilayah ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati antara DMI pusat dan BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan demikian, kerja sama di daerah menjadi implementasi nyata dari sinergi tersebut agar manfaat program jaminan sosial dapat dirasakan lebih luas hingga ke daerah.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak masjid di wilayah Maluku Utara yang mendaftarkan pengurus dan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga perlindungan bagi para pekerja di lingkungan masjid dapat terwujud secara lebih menyeluruh.
Berita Terkait
-
Optimalkan Perlindungan Bagi Pekerja, Kolaborasi Duo BPJS Makin Solid
-
Pesawat Jatuh di Maros, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar Kepada Ahli Waris
-
Ditanya Gaji Honorer hingga THR Kapan Cair, Jawaban Sherly Tjoanda Disorot
-
BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan