- Pejabat Israel mengklaim menewaskan tokoh senior Iran Ali Larijani dalam operasi di rumah aman Teheran.
- Operasi tersebut juga menargetkan Komandan Basij Gholamreza Soleimani, sebagai bagian serangan elit keamanan Iran.
- Larijani dikenal sebagai figur berpengaruh yang mendorong diplomasi dengan Amerika Serikat di tengah konflik internal.
Suara.com - Pejabat Israel mengungkap detail baru terkait tewasnya tokoh senior Iran Ali Larijani, yang diklaim menjadi target serangan di rumah aman yang berlokasi di Teheran, Iran.
Operasi tersebut disebut berlangsung bersamaan dengan serangan lain yang menargetkan Komandan Organisasi Paramiliter Basij, Gholamreza Soleimani.
Seorang pejabat Israel menyebut Larijani sebagai sosok paling berpengaruh di balik layar kekuasaan Iran.
“Dia adalah figur terkuat yang sebenarnya menjalankan Iran, dan penghapusannya merupakan bagian dari upaya mengakhiri warisan Ali Khamenei,” kata pejabat tersebut, seperti dilaporkan media Axios.
Dalam laporan itu, Larijani juga digambarkan sebagai tokoh yang kontroversial karena memiliki pengaruh besar dalam kebijakan keamanan Iran.
Pejabat Israel bahkan menyebut operasi tersebut sebagai kelanjutan dari serangan terhadap lingkaran inti kekuasaan setelah pergantian kepemimpinan ke Mojtaba Khamenei.
Beberapa sumber menyebut Larijani justru dikenal sebagai figur yang mendorong jalur diplomasi dengan Amerika Serikat di tengah perang yang memanas.
“Larijani memimpin faksi yang ingin membuka pembicaraan damai dengan Washington, sementara kubu lain mendesak perang terus berlanjut,” ungkap sumber yang mengetahui dinamika internal Iran.
Di sisi lain, kelompok garis keras yang disebut mendukung Mojtaba Khamenei dilaporkan dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan komandan Garda Revolusi Ahmad Vahidi, yang disebut menolak negosiasi dan ingin melanjutkan konfrontasi militer.
Baca Juga: Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat
Larijani sebelumnya juga sempat melontarkan peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosial.
“Hati-hati, Anda juga bisa disingkirkan. Jika Washington menyerang jaringan listrik Iran, militer Amerika akan kami kejar,” tulis Larijani dalam pernyataan yang beredar pekan lalu.
Kematian Ali Larijani, serta komandan pasukan Basij, Gholamreza Soleimani diinformasikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz pada Selasa (17/3/2026).
Katz mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari serangan besar terhadap elit militer dan keamanan Iran.
“Saya baru saja mendapat pembaruan bahwa Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, dan kepala Basij telah dieliminasi tadi malam dan bergabung dengan Khamenei di kedalaman neraka,” kata Katz dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari Fox 7.
Menurut IDF, Larijani merupakan salah satu tokoh paling senior dalam struktur kekuasaan Iran dan dikenal sebagai orang dekat Ali Khamenei.
Berita Terkait
-
Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat
-
Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani
-
Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani
-
Militer Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani dan Komandan Basij, Iran Masih Bungkam
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat
-
Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri
-
Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami
-
Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM
-
Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu
-
Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!
-
Penting, Ini 5 Persiapan Finansial yang Mesti Dilakukan Agar Terus Cuan di Masa Pensiun
-
Setop Dapur MBG Baru! Pemerintah Bakal Audit dan Beri 'Rapor' Kinerja
-
Gaji Tembus Rp5,7 Juta! Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya bagi Warga Jakarta
-
Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!