- Seorang siswi berusia 12 tahun, Amelia Bath, ditemukan meninggal di kamar tidurnya di Arundel, West Sussex, Inggris.
- Penyelidikan resmi dibuka karena kematian Amelia dikategorikan sebagai kematian tidak wajar oleh koroner setempat.
- Polisi Sussex menyelidiki dugaan perundungan daring di Snapchat sebagai faktor penyebab kematian korban.
Suara.com - Duka mendalam menyelimuti Inggris setelah seorang siswi berusia 12 tahun, Amelia Bath, ditemukan meninggal di kamar tidurnya oleh sang ibu.
Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Arundel, West Sussex, Inggris.
Dilansir dari The Sun, dari investigasi awal pihak kepolisian dan pengadilan, kematian Amelia dinilai tidak wajar.
Asisten koroner West Sussex, Joe Turner, mengatakan, “Kami mengkategorikan ini sebagai kematian tidak alami dan penyelidikan resmi telah dibuka.”
Keluarga mengungkap, malam sebelum kejadian Amelia masih tampak ceria bersama kerabatnya.
“Dia tertawa dan bercanda seperti biasa. Tidak ada tanda-tanda apa pun,” ujar bibinya, Lisa Marsh.
Namun, teman-temannya kemudian mengungkap bahwa Amelia diduga mengalami perundungan di media sosial Snapchat dalam beberapa minggu terakhir.
Dugaan ini langsung ditindaklanjuti oleh kepolisian Sussex yang kini menyelidiki kasus tersebut.
Layanan Anak dan Pendidikan West Sussex turut dilibatkan sebagai pihak terkait dalam penyelidikan ini.
Baca Juga: Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris
Otoritas setempat juga menyatakan sedang meninjau keseluruhan situasi yang melatarbelakangi tragedi tersebut.
Keluarga korban menggambarkan Amelia sebagai sosok ceria dan penuh kasih.
“Amelia adalah gadis yang cerdas, lucu, dan penuh cinta. Kehadirannya selalu membawa kehangatan,” kata Lisa, ibu korban.
“Kehilangan ini meninggalkan luka yang tak tergantikan. Kami ingin menyampaikan bahwa tidak ada rasa malu untuk mencari bantuan jika seseorang mengalami perundungan, terutama di dunia maya.”
Peristiwa ini kembali menyoroti dampak serius perundungan online terhadap kesehatan mental anak dan remaja.
Kasus Amelia menjadi pengingat pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan digital yang aman.
Berita Terkait
-
Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
-
Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
-
KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
-
Momen SBY, Anies Baswedan dan AHY Ngobrol Santai Saat Halalbihalal di Cikeas
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
-
Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu
-
Andalkan Google Maps, Pemudik Arus Balik Malah Nyasar ke Jalan Sawah Menuju Tol Jogja-Solo
-
Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak
-
Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran