- Iran mengutuk keras serangan Israel terhadap pos PBB di Lebanon, menewaskan prajurit TNI Farizal Rhomadhon pada 29 Maret 2026.
- Teheran menilai insiden ini akibat kebijakan agresif Israel yang didukung penuh oleh Amerika Serikat di perbatasan.
- Sertu (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur saat bertugas pengamanan di Adshit al-Qusayr, Lebanon Selatan, di bawah UNIFIL.
Suara.com - Republik Islam Iran mengutuk keras serangan Israel terhadap pos pasukan perdamaian PBB Lebanon, yang ikut menyebabkan satu prajurit TNI Farizal Rhomadhon, gugur.
Melalui pernyataan resmi yang diterbitkan Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Duta Besar Mohammad Boroujerdi menyatakan duka cita mendalam sekaligus kemarahan atas serangan yang menyasar personel PBB.
"Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia, atas wafatnya secara tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL," tulis pernyataan tersebut, Senin (30/3/2026).
Teheran menilai insiden ini bukan sekadar kecelakaan militer, melainkan dampak sistematis dari kebijakan agresif yang terus dilancarkan Israel di wilayah perbatasan Lebanon.
Iran juga secara eksplisit menyoroti peran sekutu utama Israel, yakni Amerika Serikat.
"Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat. Menargetkan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman," tegas pihak Kedutaan Besar Iran.
Sosok Farizal Rhomadhon: Pahlawan Muda dari Kulon Progo
Kepergian Sertu (Anumerta) Farizal Rhomadhon meninggalkan lubang besar di hati keluarga besar TNI dan masyarakat Indonesia, khususnya di tanah kelahirannya, Kulon Progo.
Lahir pada 3 Januari 1998, Farizal adalah representasi prajurit milenial yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perdamaian dunia.
Baca Juga: Prajurit TNI Gugur Kena Serangan Israel, Komisi I Minta Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Lebanon
Pada usianya yang baru menginjak 28 tahun, ia telah memikul tanggung jawab besar di kancah internasional.
Farizal merupakan bagian dari Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-T/UNIFIL.
Dalam struktur organisasi pasukannya, ia mengemban tugas sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima (Kompi Markas).
Jabatan ini menuntut kedisiplinan tingkat tinggi, karena Provost berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan internal markas di wilayah konflik.
Rekan-rekan sejawatnya mengenal Farizal sebagai prajurit yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kepribadian rendah hati.
Keputusannya untuk bergabung dalam misi perdamaian di Lebanon bukanlah tugas rutin biasa, melainkan pengabdian di salah satu wilayah paling berbahaya di dunia saat ini, yaitu Adshit al-Qusayr di Sektor Timur Lebanon.
Berita Terkait
-
Prajurit TNI Gugur Kena Serangan Israel, Komisi I Minta Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Lebanon
-
Apa Itu UNIFIL? Pasukan Perdamaian PBB Digempur Israel Sampai TNI Gugur
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
Rudal Iran Hantam Fasilitas Kimia Israel, Ancaman Gas Beracun Picu Kepanikan
-
Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Misi Perdamaian TNI
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!