- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali aktif di dapur SPPG setelah periode libur panjang Lebaran.
- Relawan menyambut antusias dimulainya kembali aktivitas memasak sejak pagi hari.
- Relawan seperti Chef Gunadi dan Sutini merasakan manfaat ekonomi dan kebersamaan saat berpartisipasi kembali.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan setelah libur Lebaran. Aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali ramai setelah hampir dua pekan tak beroperasi.
Sejak dini hari, relawan sudah mulai menyiapkan bahan, memasak, hingga membagi porsi makanan. Suasana dapur yang sebelumnya sepi kini kembali dipenuhi aktivitas.
Salah satu tim pengolahan di SPPG Harapan Mulia I, Kemayoran, Jakarta Pusat, Chef Gunadi mengaku senang bisa kembali bekerja di dapur MBG.
“Senang sih, karena ada kegiatan. Kalau libur di rumah cuma diam saja, jadi bosan. Di sini ada aktivitas, badan juga bergerak. Kalau libur jangan lama-lama, tapi kalau kerja enak seperti ini, ada kegiatan. Memang hari pertama masih terbawa suasana libur, tapi biasanya dua atau tiga hari sudah kembali normal,” ujarnya saat ditemui, Selasa (31/3/2026).
Menurut Gunadi, hal yang paling dirindukan selama libur adalah kebersamaan dengan rekan kerja di dapur.
“Kegiatan seperti ini. Kegiatan untuk adik-adik sekolah. Kalau di rumah hanya diam saja, jadi bosan. Yang paling dikangenin itu kumpul sama teman-teman sambil kerja,” katanya.
Ia menyebut suasana kerja yang hangat menjadi salah satu alasan dirinya tetap bersemangat mengikuti program ini. Selain itu, program MBG juga dinilai memberikan manfaat ekonomi bagi para relawan.
“Yang pertama karena banyak teman, bisa bercanda dan ngobrol. Selain itu juga terbantu dari sisi penghasilan. Teman-teman yang sebelumnya menganggur juga jadi terbantu karena bisa bekerja di MBG ini,” jelasnya.
Hal serupa disampaikan Sutini, relawan di bagian pemorsian. Ia mengaku merindukan suasana dapur selama libur Lebaran.
Baca Juga: H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur
Menurutnya, kembali bekerja justru membuat dirinya lebih bersemangat karena bisa kembali berkumpul dengan rekan-rekan.
“Bisa kumpul sama teman-teman lagi, terus asik dengan kegiatan seperti ini. Suara ompreng juga seru, jadi lebih semangat,” lanjutnya.
Bagi Sutini, keikutsertaannya dalam program MBG tidak sekadar aktivitas rutin, tetapi juga memberi kepuasan tersendiri karena bisa berkontribusi bagi anak-anak.
“Karena anak-anak bisa dapat makan bergizi lagi. Senang saja melihat anak-anak bisa menerima MBG kembali,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari
-
Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD
-
2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz
-
Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal