- Seorang wanita muda berinisial ATM tewas tertabrak kereta api saat menyeberangi rel di kawasan Cikoko, Jaksel.
- Insiden terjadi akibat korban kurang waspada saat melintasi jalur kereta dari arah Bogor menuju Stasiun Cawang hingga Kalibata.
- Jenazah pekerja laundry asal Purbalingga tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk kemudian diserahkan kepada keluarga.
Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang wanita muda berinisial ATM (22). Bermaksud mencari sesuap nasi, nyawanya justru melayang usai tersambar Kereta Api (KA) di kawasan Cikoko Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4) sore.
Insiden memilukan ini terjadi saat korban hendak menyeberangi rel.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa korban kurang waspada terhadap datangnya kereta dari arah Bogor.
"Mereka mau nyeberang untuk cari makan karena tidak berhati-hati tersambar kereta api dari arah Bogor," kata Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
Mansur menegaskan bahwa kejadian ini merupakan murni kecelakaan. Korban diketahui tertabrak saat berjalan kaki melintasi rel di antara Stasiun Cawang dan Kalibata.
Jenazah korban yang merupakan perantau asal Purbalingga dan bekerja sebagai pegawai jasa cuci (laundry) tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati.
"Malam ini juga dibawa pulang oleh keluarganya," ujar Mansur. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari