- Foodbank of Indonesia mendistribusikan paket pangan bergizi bagi 3.000 masyarakat prasejahtera di enam kota besar pasca-Lebaran 2026.
- Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Foodbank of Indonesia dan Super Indo untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.
- Penyaluran bantuan bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga serta mengurangi tekanan ekonomi masyarakat setelah momentum Hari Raya Idulfitri.
Suara.com - Upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat terus dilakukan pasca-Lebaran 2026. Foodbank of Indonesia (FOI) memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan di sejumlah wilayah, termasuk enam kota besar di Indonesia, guna menjangkau kelompok masyarakat prasejahtera.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya Super Indo dan mitra pemasok di sektor pangan, FOI menyalurkan paket makanan bergizi kepada lebih dari 3.000 penerima manfaat. Program ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan akses pangan tetap terjaga, bahkan setelah momentum Hari Raya Idulfitri.
Ketua Yayasan Foodbank of Indonesia, Wida Septarina, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi pangan di masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi bersama Super Indo dalam program ini. Melalui kolaborasi ini, kami dapat menjangkau lebih dari 3.000 penerima manfaat di berbagai kota. Harapannya, inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut ambil bagian dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
Program distribusi ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperluas akses terhadap makanan sehat dan bergizi, khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan merayakan Lebaran secara layak.
Setiap paket yang disalurkan berisi bahan pangan berkualitas yang berasal dari mitra pemasok terpercaya Super Indo. Bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga sekaligus mengurangi tekanan ekonomi pasca-Lebaran.
Perwakilan Super Indo, General Manager Corporate Affairs & Event Management Yuvlinda Susanta, menyebut keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan dampak sosial.
“Sebagai bagian dari komunitas, kami percaya bahwa peran kami tidak berhenti pada menyediakan produk berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi bersama Foodbank of Indonesia memungkinkan kami menjangkau lebih banyak keluarga dan memperluas dampak positif, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap makanan sehat dan bergizi,” kata Yuvlinda.
Selain distribusi bantuan, kegiatan ini juga memperkuat ekosistem kolaborasi antara sektor swasta dan organisasi sosial dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat. Interaksi antara relawan, mitra, dan penerima manfaat turut menciptakan ruang solidaritas yang memperkuat nilai kebersamaan.
Baca Juga: Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik
Dengan langkah ini, FOI menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya isu saat krisis, tetapi juga perlu dijaga secara berkelanjutan, termasuk setelah periode puncak konsumsi seperti Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih