- Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan mengganti material aspal menjadi beton di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
- Perombakan dilakukan tahun ini untuk mengatasi kerusakan jalan tahunan akibat kondisi tanah serta beban aktivitas kendaraan.
- Dinas Bina Marga telah berkoordinasi agar pembetonan tidak mengganggu proyek pembangunan stasiun MRT Jakarta yang sedang berjalan.
Suara.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan merombak total konstruksi jalan di kawasan strategis Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil guna mengakhiri siklus kerusakan jalan tahunan di wilayah tersebut dengan mengganti material aspal menjadi beton.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkap berdasar hasil evaluasi teknis, struktur tanah dan beban aktivitas di Kebon Sirih sudah tidak memadai jika hanya menggunakan lapisan aspal biasa.
"Masalah Kebon Sirih, setelah kami evaluasi, ada kondisi bawahnya tidak baik dan juga memang ada galian-galian. Ini yang selalu terjadi di Kebon Sirih dari tahun ke tahun," ujar Heru Suwondo dalam rapat kerja bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pengerjaan pembetonan ini dapat dimulai pada tahun anggaran berjalan.
Material beton dipilih sebagai solusi permanen karena ketahanannya terhadap rembesan air dan kemampuannya menahan beban kendaraan berat yang melintasi jantung ibu kota tersebut.
"Kami upayakan tahun ini kami akan masuk lagi ke Kebon Sirih, namun dengan material yang berbeda. Kami akan menggunakan beton di Kebon Sirih nantinya," beber pria yang akrab disapa Wondo tersbut.
Mengingat Kebon Sirih juga masuk dalam rute proyek MRT Jakarta, Dinas Bina Marga menjamin pengerjaan fisik tidak akan berbenturan dengan titik pembangunan stasiun bawah tanah.
Pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi pemetaan koordinat agar kedua proyek strategis ini berjalan beriringan.
"Di lokasi stasiun kami tidak akan kerjakan, hanya kami rapikan saja. Tapi di luar stasiun, akan kami lakukan pembetonan," pungkas Wondo.
Baca Juga: Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel