News / Nasional
Kamis, 23 April 2026 | 15:57 WIB
Dua pekerja rumah tangga (PRT) diduga nekat melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dua pekerja rumah tangga melompat dari lantai empat bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu malam (22/4/2026).
  • Satu korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan medis intensif di rumah sakit.
  • Polisi masih menyelidiki motif insiden tersebut karena korban diduga berusaha melarikan diri dari akses bangunan yang terkunci rapat.

Suara.com - Peristiwa tragis terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Dua pekerja rumah tangga (PRT) diduga nekat melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos pada Rabu (22/4/2026) malam.

Berdasar informasi yang beredar satu di antaranya meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Bangunan tersebut disebut terdiri dari empat lantai. Namun, hanya tiga lantai yang digunakan untuk kos, sementara lantai 4 ditempati oleh pemilik.

Informasi yang beredar juga menyebutkan kalau akses menuju lantai 4 dalam kondisi tertutup.

“Akses ke lantai 4 ditralis dan digembok, jadi PRT yang kabur memang tidak bisa ke mana-mana jadinya kabur,” tulisnya.

Keterangan ini memunculkan dugaan bahwa kedua korban berusaha melarikan diri dari lantai tersebut.

Meski demikian, belum ada kepastian mengenai motif di balik aksi nekat tersebut, termasuk dugaan penyekapan atau kekerasan.

Dikonfirmasi terkait kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra menegaskan hal itu belum dapat disimpulkan.

“Masih belum bisa disimpulkan," ujar Roby kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Mata Kiri Cacat Permanen, Keluarga Korban Air Keras Johar Baru Geram Penahanan Pelaku Ditangguhkan!

Ia juga membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Benar,” ujarnya.

Sementara korban selamat dan sejumlah saksi masih menjalani perawatan di rumah sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Korban dan saksi masih dirawat d RS,” jelasnya.

Load More