- Komisi B DPRD DKI Jakarta mengkritik SOP keselamatan MRT Jakarta akibat insiden lift mati yang menjebak penumpang.
- DPRD mendesak penyediaan genset sebagai cadangan energi darurat untuk menjamin fungsi fasilitas umum tetap berjalan normal.
- MRT Jakarta berencana melakukan negosiasi dengan PLN untuk menambah gardu listrik guna memperkuat mitigasi sistem kelistrikan stasiun.
Suara.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta melontarkan kritik tajam terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan di MRT Jakarta, buntut insiden listrik padam yang menyebabkan sejumlah penumpang sempat terjebak di dalam lift stasiun.
Ketua Komisi B, Nova Harivan Paloh, mencecar direksi MRT Jakarta mengenai minimnya sumber energi cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Moda transportasi modern sekelas MRT Jakarta, kata sang legislator, seharusnya memiliki perencanaan yang matang dan komprehensif terkait keselamatan penumpang.
"Ini harus ada mitigasi yang jelas," kata Nova.
MRT Jakarta ke depan wajib mengutamakan keselamatan penumpang dengan memastikan sistem kelistrikan cadangan tidak hanya bergantung sepenuhnya pada PLN.
Pengadaan genset dinilai menjadi solusi agar fasilitas layanan seperti lift dan eskalator tetap berfungsi normal meski terjadi pemadaman listrik secara mendadak.
"Istilahnya, mungkin ada perencanaan memasangkan genset untuk backup plan. Ketika listrik mati di ruang-ruang yang sangat urgent seperti eskalator maupun lift, itu harus ada backup gensetnya. Kalau nggak kan kacau, kemarin yang nolongin malah Damkar," sorot Nova lebih jauh.
Merespons cecaran DPRD DKI, Direktur Keuangan MRT Jakarta, Risa Olivia, memberikan penjelasan terkait pemetaan sistem kelistrikan yang ada di stasiun saat ini.
Terdapat perbedaan jalur kelistrikan antara operasional kereta api dengan fasilitas pendukung di stasiun.
Baca Juga: Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
"Sekarang ada tiga sistem kelistrikan yang ada di stasiun. Kalau yang kereta, memang sistem kelistrikannya terpisah. Jadi pada saat kemarin mati lampu, kereta tidak terjadi kendala," kata Risa.
Meski operasional kereta aman, kendala teknis pada fasilitas stasiun seperti eskalator dan lift saat pemadaman berlangsung tidak terbantahkan.
MRT Jakarta pun berencana melakukan negosiasi dengan PLN untuk memperkuat mitigasi sumber energi cadangan di masa mendatang.
"Kemarin sistem pendukung cuma dari satu gardu. Ke depan, kami akan negosiasi ke PLN agar bisa di-switching untuk bisa dua gardu," ucap Risa.
Berita Terkait
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
-
Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?
-
Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target
-
Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini
-
Kabar Gembira! Besok Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Bayar Rp1
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik
-
Siapa Karoline Leavitt? Jubir Gedung Putih, Pembela Donald Trump Paling Vokal
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Wamenkes Dante: Kelompok Anti Vaksin Tetap Ada, Lawannya Bukan Larangan tapi Informasi Akurat
-
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
-
Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?
-
FBI dan Polri Bongkar Jaringan Phishing Global W3LL, Incar Transaksi Rp350 Miliar
-
91 Persen Koruptor Laki-laki, Benarkah Perempuan Lebih Antikorupsi?
-
Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
-
Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman